SAMPANG, RadarMadura.id – Target retribusi parkir yang dibebankan kepada juru parkir (jukir) dikeluhkan. Paguyuban Parkir Trunojoyo Sampang meminta agar titik lokasi parkir ditinjau ulang. Alasannya, pendapatan setiap lokasi tidak sama.
Ketua Paguyuban Parkir Trunojoyo Sampang Aulia Rahman mengatakan, pihaknya mendapat keluhan dari jukir. Mereka mengaku keberatan atas target retribusi yang ditetapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang. Sebab, pendapatan yang dihasilkan setiap jukir tak menentu.
”Pengkajian ulang di setiap titik lokasi parkir itu dilakukan agar hasilnya bisa sesuai dengan keadaan di lapangan. Sehingga, pendapatan dan penarikan retribusi bisa seimbang dan diterima semua pihak,” katanya.
Pria yang duduk di kursi Komisi I DPRD Sampang meminta agar titik lokasi parkir segera ditinjau ulang. Itu dilakukan agar tidak terjadi polemik di kemudian hari. Sebab, tidak sedikit jukir merasa dirugikan atas penarikan retribusi karena dianggap memberatkan.
”Bagaimana para petugas parkir juga merasakan kesejahteraan. Mereka menghidupi keluarganya dari hasil parkir, sehingga mengenai retribusi ini perlu diperjelas,” ulasnya.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dishub Sampang Yulis Juwaidi mengakomodasi keinginan jukir tersebut. Pihaknya berencana akan mengecek ulang setiap lokasi parkir. Setelah itu, target retribusi akan disesuaikan dengan tingkat keramaian.
”Memang di beberapa titik parkir ada perubahan. Perlu bagi kami untuk kembali mengecek dan mengkaji hal itu untuk menentukan target retribusi,” tandasnya. (afg/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti