SAMPANG, RadarMadura.id – Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bulan ini sudah masuk puncak musim hujan.
Karena itu, BPBD Sampang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, di wilayah perkotaan rentan dilanda bencana banjir.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Candra Romadhani Amin mengatakan, terdapat enam wilayah yang masuk pemetaan daerah rawan banjir.
Yakni di Kecamatan Sampang, Pangarengan, Camplong, Robatal, Karang Penang, dan Ketapang.
Menurutnya, setiap musim hujan masyarakat Sampang dihantui bencana banjir. Namun, sejauh ini kondisi paling parah terjadi di wilayah perkotaan.
Utamanya di Kelurahan Dalpenang dan Rongtengah. ”Lokasi tersebut hampir menjadi langganan banjir setiap tahun,” katanya.
Sejak sebulan lalu, sejumlah daerah di Sampang sudah diguyur hujan. Berdasar informasi BMKG, puncak hujan akan terjadi pada Januari hingga Februari.
Karena itu, BPBD meminta masyarakat Sampang meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana tahunan tersebut.
Di samping itu, pihaknya akan mengecek secara berkala lokasi-lokasi yang masuk rawan bencana.
”Dari pemetaan, enam daerah itu. Kami minta masyarakat untuk tetap waspada selama puncak musim hujan,” pinta Candra.
Candra menambahkan, pihaknya akan menyiapkan langkah antisipatif dalam menghadapi bencana banjir tersebut.
Dia berencana akan mengumpulkan seluruh relawan kebencanaan agar lebih siap menghadapi bencana tersebut. Mereka akan ditempatkan di beberapa pos yang sudah disediakan.
”Beberapa alat penunjang bencana seperti perahu dan sebagainya juga akan kami persiapkan lebih dulu,” tandasnya. (afg/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia