Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lelang Ditutup, Dua Alat Berat Milik Pemkab Sampang Tidak Laku

Berta SL Danafia • Rabu, 20 Desember 2023 | 17:39 WIB
RUSAK: Salah seorang pegawai melihat kondisi alat berat milik pemerintah yang saat ini masuk daftar lelang di tempat penyimpanan milik Dinas PUPR Sampang, Selasa (19/12). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
RUSAK: Salah seorang pegawai melihat kondisi alat berat milik pemerintah yang saat ini masuk daftar lelang di tempat penyimpanan milik Dinas PUPR Sampang, Selasa (19/12). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pelelangan sejumlah kendaraan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sudah ditutup Senin (18/12).

Hasilnya, ada empat unit kendaraan tidak laku, dari total 30 kendaraan yang dilelang. Hingga lelang ditutup, tidak ada penawar dan harus dilelang ulang.

Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang Achmad Murang menerangkan, sejumlah aset berupa kendaraan milik pemerintah memang banyak yang dilelang.

Pasalnya, unit kendaraan tersebut sudah tidak layak pakai kerena kondisinya rusak.

Puluhan unit kendaraan pelat merah itu terdiri dari beberapa jenis. Mulai dari sepeda motor, mobil, ponton, hingga alat berat.

Sebagian dilelang dengan nilai per unit dan sebagian dilelang secara scrap atau seharga besi tua. Perinciannya, 10 unit kendaraan dilelang dengan nilai per unit dan sisanya secara scrap.

Diterangkan, semua unit kendaraan dilelang dengan harga limit yang berbeda-beda. Taksiran harga sesuai dengan kondisi kendaraan.

Proses lelang dilakukan oleh KPKNL Pamekasan setelah ada pengajuan dari instansinya.

”Puluhan unit kendaraan itu dilelang karena tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan. Dikhawatirkan akan menelan biaya besar,” jelasnya.

Menurut dia, pelelangan kendaraan memang tidak berjalan sesuai harapan.

Pasalnya, masih tersisa empat unit kendaraan yang tidak laku dari proses lelang yang dibuka. Empat kendaraan yang tidak laku itu dilelang dengan nilai harga per unit.

Di antaranya, dua unit motor Thunder dengan harga limit sebesar Rp 2.995.587.

Kemudian, satu mesin bego excavator SK130 dengan harga limit Rp 363.600.000.000 dan  satu mesin bego excavator R65S dengan harga limit Rp 1.248.364.976.

”Sampai lelang ditutup memang belum ada pemenang lelang. Khusus yang belum laku nanti perlu dilelang ulang,” jelasnya. (jun/dry)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#sampang #kendaraan #lelang #pelelangan #madura #Unit