Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tahun Pertama Kelola Pengalihan PI, PT GSM Peroleh Pendapatan Rp 1,1 Miliar

Berta SL Danafia • Rabu, 20 Desember 2023 | 17:01 WIB
RAMAH: Plt Direktur Utama PT Geliat Sampang Mandiri (GSM) Tamsul ketika ditemui di ruang kerjanya Selasa (19/12). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
RAMAH: Plt Direktur Utama PT Geliat Sampang Mandiri (GSM) Tamsul ketika ditemui di ruang kerjanya Selasa (19/12). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Keinginan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk memperoleh pengelolaan participating interest (PI) tercapai.

Melalui badan usaha milik daerah (BUMD) PT Geliat Sampang Mandiri (PT GSM) Pemkab Sampang mengelola PI yang diusulkan sejak 2018.

Plt Direktur Utama PT GSM Tamsul menerangkan, pengelolaan pengalihan 3 persen PI itu baru berhasil dicapai tahun ini. PI tersebut dikelola melalui PT Petrogas Jatim Sampang Energi (PJSE).

Perusahaan itu bentukan hasil kerja sama Pemprov Jawa Timur dengan Pemkab Sampang. Keduanya adalah badan usaha milik daerah yang bergerak dalam bidang minyak dan gas.

PT PJSE dibentuk dengan komposisi saham 51 persen milik PT PJU dan 49 persen milik PT GSM.

Diterangkan Tamsul, dalam perjalanannya ada regulasi dari Kementerian ESDM yang menetapkan bahwa PI itu efektif berlaku 1 Desember 2022.

Maka, pada tahun yang sama, penghasilan yang sudah diperoleh sebesar Rp 118 juta.

Kemudian, pada 2023, berdasarkan hasil rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP), disampaikan prognosa yang dihitung per triwulan.

Pada triwulan ketiga, sekitar bulan September, penghasilan PT PJSE sebesar Rp 126 miliar.

Meski begitu, masih ada tanggungan yang harus dibayar dari hasil ratusan miliar tersebut. Seperti biaya operasional, pajak, setoran kepada investor, dan lainnya.

Sampai akhirnya, perusahaan hanya mendapatkan laba rugi sebesar Rp 4,9 miliar lebih.

Tamsul melanjutkan, dari angka itu masih diperlukan anggaran untuk menyehatkan perusahaan. Juga ada dana cadangan yang akan disepakati.

Pada akhirnya, dari perhitungan itu ditemukan laba bersih sebesar Rp 3,3 miliar. Tetapi, masih disepakati untuk disiapkan sebagai dana cadangan sebesar Rp 1 miliar.

”Tersisa Rp 2,3 miliar dan ini yang nanti akan dibagi keuntungan sesuai komposisi saham. Perkiraan saya untuk PT PJU sebesar Rp 1,2 miliar dan PT GSM sebesar Rp 1,1 miliar,” jelasnya. (jun/dry)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#Penghasilan #sampang #pemkab #perusahaan #madura