SAMPANG, RadarMadura.id – Kekosongan pegawai struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang belum teratasi maksimal.
Sampai sekarang masih ada sejumlah posisi yang kosong atau diisi pelaksana tugas (Plt). Mulai dari tataran tingkat kepegawaian eselon II, eselon, III, dan eselon IV.
Kabid Mutasi BKPSDM Sampang Bayu Pamungkas Kusprasetyo menyampaikan, tatanan birokrasi pegawai struktural di lingkungan pemkab memiliki 361 formasi.
Meliputi, 32 formasi untuk pegawai eselon II, 149 formasi eselon III, dan 180 formasi eselon IV.
Ratusan formasi tersebut tersebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Belum semua formasi terisi pegawai definitif atau dijabat Plt.
Bahkan, sebagian tetap dikosongkan. ”Tetapi jumlahnya tidak banyak, dibanding yang sudah diisi pejabat definitif,” jelasnya.
Pada tingkat eselon II ada tiga formasi yang belum terisi. Yakni, dua formasi dibiarkan kosong dan satu formasi diisi Plt.
Kemudian untuk jabatan eselon III dan eselon IV masing-masing masih ada 6 formasi yang kosong.
Kekosongan pejabat definitif karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Sebab, setiap tahun pasti ada pegawai pensiun atau meninggal dunia.
Baca Juga: Ganjar Pranowo: Entaskan Kemiskinan melalui Pendidikan
Pengisian Plt bisa diusulkan oleh pimpinan OPD.
”Pengisian formasi pegawai untuk pejabat definitif itu dengan beragam pola. Ada yang melalui seleksi seperti untuk jabatan pimpinan tinggi pratama.
Ada pula yang melalui usulan pimpinan OPD dan disetujui bupati,” jelasnya. (jun/luq)
Editor : Abdul Basri