SAMPANG, RadarMadura.id – Percaturan politik menuju Pemilu 2024 berjalan cukup dinamis. Terbaru, Mohammad Nur Mustakim, salah satu kader Nasdem memilih hengkang dari partai besutan Surya Paloh itu.
Padahal, pria yang masih aktif sebagai anggota DPRD Sampang itu sudah masuk sebagai daftar calon sementara (DCS) dari Partai Nasdem daerah pemilihan (dapil) 3. Namun, dia memilih hengkang dan maju sebagai anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketua DPD Partai Nasdem Sampang Surya Noviantoro menyampaikan, ada perubahan komposisi bacaleg untuk Pemilu 2024. Perubahan tersebut dilakukan pada masa pengajuan perubahan rancangan DCT.
Muhammad Nur Mustakim, salah satu anggota DPRD Sampang dari Partai Nasdem memutuskan pindah ke partai lain. Namun, Novi mengaku tidak tahu alasan yang mendasari kepindahan pria yang duduk di komisi III tersebut.
”Meski masuk DCS sebagai bacaleg Partai Nasdem, yang bersangkutan sudah diganti karena mundur dari partai,” katanya kemarin (14/10).
Kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Mohammad Nur Mustakim mengakui keluar dari Partai Nasdem. Dia beralasan ada masalah internal dengan partai yang dikendarai pada Pileg 2019 lalu itu.
Namun, Mustakim enggan menyampaikan secara detail alasan pindah partai itu. Dia menganggap, permasalahan selesai pasca keluar dari Partai Nasdem. Bekas pencalonannya juga sudah dicabut.
”Ada permasalahan internal yang tidak bisa saya sampaikan kepada publik. Sekarang saya memang sudah berlabuh ke partai lain,” jelasnya.
Ketua DPD PAN Sampang Slamet Ariyadi mengatakan, bergabungnya Mohammad Nur Mustakim bisa memperkuat kekuatan partai. Mengingat, yang bersangkutan merupakan kandidat kuat yang berhasil terpilih sebagai anggota dewan pada Pemilu 2019 lalu.
”Semua pemberkasan bacaleg sudah selesai. Sekarang tinggal menunggu pengumuman DCT. Internal kami kondusif dan tidak ada masalah meski ada calon yang diganti,” jelasnya. (jun/pen)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti