Ahmad Hafid Punya Bakat Buat Kaligrafi Vandel Akrilik sejak Mondok
Fatmasari Margaretta• Minggu, 1 Oktober 2023 | 22:39 WIB
PRODUKTIF: Ahmad Hafid mengerjakan pembuatan vandel di rumahnya, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sabtu (30/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
SAMPANG, RadarMadura.id – Banyak cara yang bisa dilakukan seseorang untuk bisa mendapatkan cuan. Salah satunya, dengan membuat kaligrafi. Seperti yang dilakukan Ahmad Hafid, warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong.
Menurut Hafid, usaha membuat kaligrafi dimulai sejak 2021. Itu dilakukan untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarga. Sebab, saat itu dia sudah menikah. ”Saya dibantu istri. Modalnya dari hasil pernikahan kita. Saat itu kami membeli mesin cetak vandel akrilik,” katanya.
Sejak mondok, dia memang hobi dan memiliki keahlian di bidang kaligrafi. Seiring berjalannya waktu, kemampuannya tersebut diasah dan dikembangkan. ”Bentuk kaligrafi vandal akrilik yang saya buat disesuaikan kemauan pemesan,” ulas alumnus Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, itu.
Dijelaskan, harga vandel akrilik buatannya dijual seharga Rp 30 ribu per unit. Harga bisa lebih mahal jika mengikuti keinginan pemesan. ”Harga itu disesuaikan dengan tingkat kesulitan pembuatan,” paparnya.
Hafid menambahkan, selain kaligrafi vandel akrilik, dia juga membuat undangan, dekorasi panggung, selempang, dan buket. ”Sebab, pesanan untuk kaligrafi vandel akrilik itu tidak selalu ada setiap hari. Hanya pada momen-momen tertentu,” jelas pria yang juga mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum itu. (jun/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News