SAMPANG, RadarMadura.id – Jika tidak ingin terjebak macet, masyarakat pengguna jalan yang hendak menuju Kota Sampang atau sebaliknya melalui Jalan Raya Jrengik disarankan putar balik. Sebab, sejak Kamis (21/9), ada perbaikan jembatan di Dusun Klampis, Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik.
Aparat kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di lokasi proyek yang semula contra flow menjadi one way. Akibatnya, antrean panjang kendaraan terus mengular hingga tiga kilometer dari arah barat maupun timur.
”Per Sabtu (23/9), sudah diberlakukan satu arah untuk setiap kendaraan yang ingin melintas. Sebab, ada pemasangan alat di bagian tengah jembatan,” ujar Kasatlantas Polres Sampang AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Menurut dia, Polres Sampang sudah menyiagakan sejumlah personel untuk mengamankan arus lalin di beberapa titik kemacetan. Bagi mereka yang terbukti menerobos, akan ditindak tegas. ”Saat terjadi antrean panjang rawan terjadi kecelakaan. Karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk antre dan tidak ngeblong,” ucapnya.
Tutud Yudho Prastyawan juga menyarankan masyarakat melewati jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan. Misalnya, melewati jalan pantura Sampang. ”Baik dari arah Bangkalan atau Pamekasan dan Sumenep,” saran Tutud Yudho Prastyawan.
Sementara itu, Rohim, salah satu sopir minibus mengaku telah mengantre selama satu jam lebih. Dia terpaksa melewati jalan tersebut karena dinilai lebih cepat ketimbang harus melintasi rute alternatif. ”Saya tidak menyangka antreannya bisa sepanjang ini. Padahal, informasi dari teman-teman antreannya tidak terlalu lama,” pungkasnya. (afg/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia