Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

142 Lapak Pedagang Digusur, Akan Direlokasi Ke Pasar Degedeg

Hendriyanto • Rabu, 23 Agustus 2023 | 22:42 WIB

RATA: Ratusan lapak yang sebelumnya kumuh kini sudah dibongkar Satpol PP Sampang pada Rabu (23/8). (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)
RATA: Ratusan lapak yang sebelumnya kumuh kini sudah dibongkar Satpol PP Sampang pada Rabu (23/8). (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

SAMPANG, RadarMadura.id – Eksekusi penertiban pedagang liar di belakang Pasar Srimangunan, Sampang benar-benar dilakukan pada Rabu pagi (23/8). Sebanyak 142 pedagang diminta menempati Pasar Degedek, Kelurahan Dalpenang yang telah disediakan.

Kabid Ketertiban Umum Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Sampang M. Suaidi Asyikin menyampaikan, aksi penggusuran lapak pedagang dilakukan secara humanis. Pedagang diberi kesempatan untuk mengamankan sendiri terlebih dahulu barang-barangnya.

Petugas hanya menggusur lapak yang memang ditinggal oleh para pedagang. Apalagi kegiatan ini sudah dikoordinasikan jauh-jauh hari dengan pedagang. Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bahwa lokasi yang ditempati bukan area untuk berjualan.

Ada 142 pedagang yang terdata sebelumnya untuk direlokasi ke pasar Degedeg. Sebelum itu, pemerintah juga melakukan pengambilan nomor undian untuk tempat baru mereka. Proses eksekusi berjalan kondusif karena para pedagang sudah diberikan pemahaman lebih awal.

” Pendataan pedagang dilakukan oleh Diskopindag yang jumlahnya ada 142 pedagang. Mereka sudah disediakan tempat di Pasar Degedeg oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: Akan Direlokasi, Satpol PP Sampang Gusur Lapak Pedagang Liar Sepanjang Jalan Sikatan

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Sampang Chairijah menyampaikan, kegiatan penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP merupakan rentetan dari agenda penataan pedagang di pasar. Sebab, lokasi yang dijadikan tempat berjualan mereka bukan untuk berjualan.
Melainkan jalan umum yang seharusnya digunakan untuk lalu lintas kendaraan.

Meski demikian, pemerintah tidak langsung menelantarkan para pedagang yang berjualan di sana. Tetapi, tetap menyediakan lokasi baru di Pasar Degedeg yang berada di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Kota Sampang.

Hasil pendataan memang ada 142 pedagang yang ditertibkan. Mereka berjualan di sepanjang Jalan Sikatan dan Cendrawasih sekitar Pasar Srimangunan. Tetapi, pada tahap pengambilan nomor undian tempat baru hanya 132 pedagang yang mengambil nomor undian.

Diterangkan, kegiatan ini berbeda dari rencana relokasi pedagang pasar blok C1 ke Pasar Margalela. Sekalipun dalam tujuan yang sama untuk penataan pasar yang lebih bagus. Penggusuran lapak yang dilakukan petugas untuk pedagang yang berjualan di luar area pasar Srimangunan.

”Ada 142 pedagang yang sebelumnya sudah kami data. Tetapi yang mengambil nomor undian untuk tempat baru di Pasar Degedeg itu hanya 132 pedagang,” jelasnya.(jun/dry)

Editor : Hendriyanto
#relokasi pedagang #Pasar degedeg #penggusuran #kabupaten sampang #Diskopindag #satpol pp sampang #Pasar srimangunan #radar madura