Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Nongkrong saat Jam Pelajaran, Lima Siswa Diamankan Satpol PP Sampang

Abdul Basri • Jumat, 24 Februari 2023 | 05:36 WIB
TERTANGKAP BASAH: Lima siswa dinaikkan ke mobil patroli satpol PP di depan warung kopi Tia, Jalan Merpati, Kelurahan Gunung Sekar, Sampang, Rabu (22/2). (FADIL/JPRM)
TERTANGKAP BASAH: Lima siswa dinaikkan ke mobil patroli satpol PP di depan warung kopi Tia, Jalan Merpati, Kelurahan Gunung Sekar, Sampang, Rabu (22/2). (FADIL/JPRM)
SAMPANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang mengamankan sejumlah siswa kemarin (22/2). Mereka sedang berada di salah satu warung di Jalan Merpati, Kelurahan Gunung Sekar, Sampang, saat jam pelajaran berlangsung.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sampang Suaidi Asyikin menyampaikan, operasi itu sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Tujuannya, untuk ketertiban dan pembinaan. ”Sasarannya siswa yang bolos pada jam sekolah,” jelasnya kemarin (22/2).

Menurut Suaidi, siswa yang diamankan berasal dari beberapa sekolah. Yakni, SMKN 2 Sampang, SMKN 1 Sampang, dan MAN Sampang. Pihak sekolah dan wali murid dipanggil untuk dilakukan pembinaan bersama. Setelah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, para siswa dipulangkan. ”Harapan kami, mereka tidak mengulangi kembali,” terangnya.

Operasi tersebut bukan untuk menindak kafe atau warung. Target utamanya dalah siswa bolos sekolah. Tetapi, pihaknya juga akan melakukan pembinaan kepada pemilik warung agar tidak melayani siswa saat jam pelajaran.

Operasi semacam itu akan terus dilanjutkan. Sasarannya adalah warung yang kerap menjadi tongkrongan pelajar. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima, banyak pelajar yang bolos pada jam sekolah.

”Demi masa depan mereka, jadi negara harus hadir. Secara tidak langsung, kami ingin membina mereka. Jadi, semua elemen harus saling mendukung. Satpol PP, Polri, sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar. Karena masa depan Sampang itu ada di mereka semua,” pungkasnya.

Sayang pihak sekolah dan madrasah tidak berkenan memberikan konfirmasi terkait hal tersebut. Saat dihubungi, yang bersangkutan tidak merespons. (dil/han) Editor : Abdul Basri
#satpol pp sampang #siswa nongkrong #satpol pp