SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, memiliki potensi pertanian berlimpah. Salah satunya pertanian hortikultura. Pemerintah desa akan melakukan pembinaan petani milenial di wilayah tersebut.
Pj Kepala Desa Sokobanah Tengah Achmad Mas’ud mengatakan, pihaknya mulai melakukan komunikasi dengan semua pihak terkait pengembangan sektor pertanian. Salah satu langkah yang dilakukan dengan menggandeng petani milenial yang sudah sukses.
Dengan cara seperti itu, para petani bisa mendapatkan ilmu baru cara bertani yang baik. Mengingat mayoritas masyarakat di desanya itu bergerak di sektor pertanian. Selain itu banyak juga potensi pertanian yang bisa dikembangkan.
”Mayoritas masyarakat selama ini menanam hortikultura, seperti bawang merah dan melon. Makanya potensi ini akan kami kembangkan,” katanya.
Kelompok tani juga akan diberi pembinaan dan pelatihan khusus agar hasil pertanian di desanya menjadi komoditas terbaik di Sampang. ”Perlahan kita akan berdayakan para petani ini,” ucapnya.
Achmad Mas’ud juga mengungkapkan, selama ini pemerintah desa sudah membangun infrastruktur. Seperti pengaspalan jalan di 6 titik lokasi, normalisasi saluran irigasi, dan pemasangan 5 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) tenaga solar cell. ”Kami juga menggelar program desa siaga kesehatan dan posyandu,” ungkapnya.
Pihaknya juga sudah menuntaskan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) selama 12 bulan. Bantuan tersebut diberikan kepada 35 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap orang mendapatkan uang tunai Rp 300 ribu setiap bulan.
”Saya harap masyarakat bisa mendukung program pemerintah desa. Karena setiap program yang kami lakukan, tanpa dukungan masyarakat akan sulit terealisasi dengan baik,” harap Achmad Mas’ud.
Editor : Abdul Basri