Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Panduan Lengkap Pelaksanaan Qurban: Syarat, Rukun, dan Tata Caranya

Amin Basiri • Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:50 WIB
Tata cara, syarat dan rukun pelaksanaan qurban bagi umat muslim
Tata cara, syarat dan rukun pelaksanaan qurban bagi umat muslim

Religi, RadarMadura.id - Pelaksanaan qurban merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.

Pada setiap Hari Raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik, umat Islam di seluruh dunia melaksanakan qurban sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam tradisi Islam, qurban memiliki sejumlah syarat, rukun, dan tata cara yang harus dipenuhi agar ibadah tersebut sah dan diterima oleh Allah SWT.

Sebelum melaksanakan qurban, seseorang harus memenuhi beberapa syarat tertentu.

Pertama, ia harus beragama Islam dan memiliki akal sehat. Kewajiban qurban juga hanya berlaku bagi mereka yang mampu secara finansial, yaitu memiliki kelebihan harta setelah mencukupi kebutuhan pokoknya.

Selain itu, waktu pelaksanaan qurban pun telah ditentukan, yakni mulai dari tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah.

Di hari-hari tersebut, hewan qurban dapat disembelih setelah shalat Idul Adha hingga berakhirnya hari tasyrik.

Tidak semua hewan dapat dijadikan qurban. Ada ketentuan khusus mengenai jenis dan usia hewan yang diperbolehkan untuk disembelih.

Misalnya, kambing atau domba harus berusia minimal satu tahun, sapi minimal dua tahun, dan unta minimal lima tahun.

Hewan tersebut juga harus sehat, tidak cacat, tidak buta, tidak pincang, dan tidak kurus.

Kondisi hewan qurban yang prima menjadi salah satu syarat penting agar ibadah qurban sah dilaksanakan.Dalam proses pelaksanaan qurban, terdapat sejumlah rukun yang harus dipenuhi.

Dimulai dengan niat yang dilakukan sebelum penyembelihan. Niat tersebut cukup dilakukan dalam hati tanpa harus diucapkan secara lisan.

Setelah niat, langkah selanjutnya adalah penyembelihan hewan qurban. Penyembelihan ini harus dilakukan oleh seorang Muslim yang sudah baligh dan berakal.

Saat menyembelih, disunnahkan untuk menyebut nama Allah dengan membaca 'Bismillahi Allahu Akbar' dan dilanjutkan dengan takbir.

Proses penyembelihan dilakukan dengan memotong tiga saluran utama pada leher hewan, yaitu saluran pernapasan, saluran makanan, dan pembuluh darah utama.

Tujuannya agar darah dapat mengalir sempurna dan daging hewan tetap higienis. Setelah penyembelihan selesai, daging qurban kemudian dibagi menjadi tiga bagian.

Sebagian untuk keluarga yang berqurban, sebagian lagi untuk fakir miskin, dan sisanya untuk sedekah atau hadiah kepada kerabat atau tetangga.

Dalam mendistribusikan daging qurban, ada baiknya dilakukan dengan cara yang bersih dan higienis.

Pengolahan daging juga perlu diperhatikan agar kualitasnya tetap terjaga. Pembagian daging qurban sebaiknya disesuaikan dengan ketentuan syariat agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi penerimanya.

Melaksanakan qurban bukan sekadar tentang menyembelih hewan, melainkan juga tentang menumbuhkan rasa syukur, kepedulian, dan keikhlasan.

Dengan memahami syarat, rukun, dan tata cara pelaksanaan qurban, setiap Muslim diharapkan dapat melaksanakan ibadah ini dengan baik dan benar.

Semoga qurban yang dilakukan menjadi amalan yang penuh berkah dan diterima oleh Allah SWT.***

Editor : Amin Basiri
#Qurban #idul adha #hukum #tata cara