RadarMadura.id – Puasa Dzulhijjah adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki nilai dan keutamaan besar dalam Islam.
Puasa Dzulhijjah dimulai pada tanggal 1 Dzulhijjah yang dperkirakan jatuh pada tanggal 8 Juni 2024
Dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Hijriyah, puasa ini menjadi sarana untuk meraih keberkahan dan pahala yang melimpah.
Berikut ini kita akan membahas mengenai pentingnya puasa Dzulhijjah, tata cara pelaksanaannya, serta hikmah yang dapat diperoleh dari ibadah ini.
Bulan Dzulhijjah dikenal sebagai bulan yang penuh dengan rahmat dan keberkahan , sebab di bulan ini, umat Islam melaksanakan ibadah haji yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam.
Selain itu, terdapat pula hari-hari yang sangat mulia dan diberkahi oleh Allah SWT, seperti hari Arafah dan hari Idul Adha.
Salah satu keutamaan yang ditonjolkan dalam bulan ini adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah yang dianggap sebagai hari-hari yang sangat istimewa.
Hal ini menunjukkan betapa besarnya pahala yang bisa diraih melalui amalan di hari-hari tersebut, termasuk puasa.
Puasa Dzulhijjah dapat dilakukan pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, berikut adalah bacaan niat dan keutamaan Puasa Bulan Dzulhijjah;
1. Niat Puasa Tanggal 1-7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta'âlâ."
Bacaan niat tersebut dibaca setelah sholat isya` sebelum masuk waktu puasa Dzulhijjah, namun jika lupa bisa membaca pada siang harinya dengan bacaan sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta'âlâ."
2. Bacaan Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'âlâ."
Jika lupa dibaca malam hari, maka bisa dibaca siang hari dengan bacaan sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta'âlâ."
Baca Juga: Jelang Idhul Adha, Simak 5 Syariat Berqurban yang Terdapat dalam Al Quran dan Hadist
3. Bacaan niat Puasa 9 Dzulhijjah (Puasa Arafah)
Niat sebelum masuk bulan puasa (malam Hari)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'âlâ."
Niat pada siang hari (kalau lupa)
نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta'âlâ."