RadarMadura.id – Islam adalah agama yang sempurna dan lengkap, yang mengatur segala aspek kehidupan manusia. Selain mengajarkan kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim, Islam juga mengajarkan amalan-amalan sunnah yang merupakan tuntunan dari Nabi Muhammad SAW.
Amalan-amalan sunnah adalah amalan-amalan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, baik secara ucapan, perbuatan, maupun ketetapan.
Amalan-amalan sunnah ini tidak wajib dilakukan, tetapi sangat dianjurkan dan memiliki pahala yang besar bagi yang melakukannya.
Berikut adalah 4 amalan sunnah yang mudah dilakukan oleh siapa saja, tanpa memandang usia, status sosial, atau latar belakang pendidikan. Amalan-amalan ini juga memiliki banyak manfaat, baik bagi kehidupan duniawi maupun ukhrowi.
Shalat Dhuha
Shalat dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan pada waktu antara terbitnya matahari hingga sebelum masuknya waktu dhuhur.
Shalat dhuha bisa dilakukan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat.
Shalat dhuha memiliki keutamaan yang luar biasa, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Mendapatkan pahala seperti memberi sedekah sebanyak tulang-tulang yang ada di tubuh, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Setiap tulang-tulang badan kalian wajib bersedekah setiap harinya. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah kemungkaran adalah sedekah, dan menggantikannya dengan dua rakaat dhuha, itu cukup bagimu." (HR. Muslim)
- Mendapatkan ampunan dari Allah SWT, sebagaimana hadits dari Abu Dzar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang melaksanakan shalat dhuha empat rakaat, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah berlalu, sekalipun sebanyak buih di lautan." (HR. Ahmad)
- Mendapatkan rezeki yang berkah, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Shalat dhuha adalah shalat orang-orang yang bertawakal. Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkan kebutuhannya, dan barangsiapa yang melaksanakan shalat dhuha, maka Allah akan memberinya rezeki yang berkah." (HR. Thabrani)
Shalat Tahajud
Shalat tahajud adalah shalat sunnah yang dilakukan pada waktu malam, setelah tidur sejenak. Shalat tahajud bisa dilakukan minimal dua rakaat dan maksimal sebelas rakaat.
Shalat tahajud memiliki keutamaan yang sangat besar, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Mendapatkan kecintaan Allah SWT, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT berfirman: Aku mencintai hamba-hamba-Ku yang bangun di malam hari untuk beribadah kepada-Ku, dan Aku mencintai mereka yang tidur di siang hari untuk beristirahat dari beribadah kepada-Ku." (HR. Bukhari)
- Mendapatkan pengabulan doa, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Pada malam hari ada suatu saat yang tidaklah seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah SWT pada saat itu, melainkan Allah akan memberikannya kepadanya. Dan itu terjadi setiap malam." (HR. Muslim)
- Mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT, sebagaimana hadits dari Abu Umamah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Shalat malam adalah kehormatan orang-orang yang beriman." (HR. Ahmad)
Shalat Dhuhur Berjamaah
Shalat dhuhur adalah shalat wajib yang dilakukan pada waktu tengah hari, setelah matahari mulai condong ke barat. Shalat dhuhur terdiri dari empat rakaat.
Shalat dhuhur berjamaah adalah shalat dhuhur yang dilakukan secara bersama-sama dengan orang lain, baik di masjid maupun di tempat lain.
Shalat berjamaah memiliki keutamaan yang lebih besar daripada shalat sendirian, sebagaimana hadits dari Abdullah bin Umar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari dan Muslim)
Shalat dhuhur berjamaah juga memiliki keutamaan khusus, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang shalat dhuhur berjamaah, maka Allah akan menjaganya dari fitnah Dajjal." (HR. Muslim)
- Mendapatkan pahala seperti shalat seribu rakaat, sebagaimana hadits dari Anas bin Malik RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang shalat dhuhur berjamaah, maka baginya pahala seperti shalat seribu rakaat." (HR. Thabrani)
- Mendapatkan syafaat dari Allah SWT, sebagaimana hadits dari Abu Darda RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang shalat dhuhur berjamaah, maka Allah akan memberinya syafaat pada hari kiamat." (HR. Baihaqi)
Membaca Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an adalah salah satu ibadah yang paling utama dan paling mulia, karena Al-Qur'an adalah kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh manusia.
Membaca Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Mendapatkan pahala sepuluh kali lipat untuk setiap huruf, sebagaimana hadits dari Abdullah bin Mas'ud RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim adalah satu huruf, tetapi Alif adalah satu huruf, Lam adalah satu huruf, dan Mim adalah satu huruf." (HR. Tirmidzi)
- Mendapatkan kemuliaan dan kedudukan yang tinggi, sebagaimana hadits dari Utsman bin Affan RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)
- Mendapatkan syafaat dari Al-Qur'an, sebagaimana hadits dari Abu Umamah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Bacalah Al-Qur'an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya." (HR. Muslim)
Itulah amalan-amalan sunnah yang akan mengubah hidupmu jika kamu konsisten menjalaninya. (hasan)
Editor : Hasan Bashri