Elegi
Ajarkan aku,
Mengikhlaskanmu seluas samudra
Tanpa harus
Tenggelam di dalamnya
Ajarkan aku raib
Dalam perputaran waktu
Yang bernama rindu
Ajarkan aku menerima takdir
Tanpa harus memilih
Siapa yang pernah hadir
…………………………………………………………
Baca Juga: Puisi-Puisi Dina F. Mujahidah; Rumah Guru
Musafir; Pencari Tuan Puisi
Aku melangkah
Dalam sebuah labirin cakrawala
Aku berbicara pada semesta
Mengeja manuskrip-manuskrip Tuhan
Menghaturkan doa
Menjelma rasa
Aku berlari
Layaknya seorang musafir
jauh merantau
di kedalaman matamu
Namun
Apalah diriku
Tak kuasa menghitung
Lembar demi lembar rambutmu
Hingga aku harus menghitung,
Menuntut hati pada pergi
Yang harus kupulangkan
Pada tuan puisi
…………………………………………………………
Di Kedalaman Matamu
Di kedalaman matamu
Aku mengeja bahagia
Menemukan senoktah senyum
Mengandung canda
Kau menusukkan tawa
Ketika aku mengungkap rasa cinta!
Kali ini aku bertanya:
Apa arti tertawa?
Apa yang bisa diperbuat bahagia
Ketika seluruh kepekaan
adalah sesuatu yang kutunggu adanya?
…………………………………………………………
Ampas Harapan
Pada siapa aku jadi puisi
setelah jadi diksi aku gagal berkali-kali
Pada siapa aku jadi sejarah
setelah jadi kenangan aku hilang tak tahu arah
Pada siapa aku jadi cinta
setelah dua mata aku tak tahu rasa
Pada siapa aku jadi mantra
setelah seluruh kata-kata hilang tak berguna
Pada siapa aku jadi raga
setelah ada aku terbunuh sia-sia
Pada siapa aku jadi apa?
…………………………………………………………
Aku Akar Bukan Sekar
Desau kemarau yang
Bercengkerama dengan kita
Adalah desik gemuruh
Dari rintik maskumambang
Mencipta gigil
Berselimut asing
Kita dipertemukan
Dalam satu kurun waktu
Di antara hutan belantara
Dan bunga-bunga raya
Parahnya,
Aku dipasung dalam rimba
Di antara semak belukar tanpa akar!
Merintih kedinginan,
Mengeja penantian
dalam puisi basi, Aku gigil lagi!
Saat dingin waktu
Adalah unsur bungamu
Yang bukan lagi aku.
…………………………………………………………
*)Nama pena Khafiatul Jannah. Siswa aktif MA 1 Annuqayah Putri Jurusan Ilmu Bahasa dan Budaya. Lahir dari rahim literasi dan Sanggar Firman Lubangsa Utara Putri
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti