Tangis
Bagi : Lil-Dir
Di kidung waktu, kita melangkah bersama
Dalam sunyi dan cerita, tawa pun melambai
Namun takdir berkata lain, dia pergi perlahan
Hilangnya dua teman, dalam dekap dan tangis.
Kenangan manis menghiasi pikiran
Candanya terukir indah di relung hati
Tapi kini, hanya sunyi yang rampung
Setiap langkah, terasa hampa dan sunyi.
Kala itu malam terasa aneh
Rembulan benderang cerah
Bintang-bintang berkabung
Menyaksikan yang meninggalkan luka
Namun dalam relung hati dia tetap hadir
Sebagai kenangan yang tak pernah pudar.
Meski mereka berdua pergi
Namun cerita tak berakhir
Kisah kita tetap terukir dalam waktu
Semoga mereka berdua sukses
Dan senantiasa bahagia
Karena teman sejati, akan selalu di hati.
Rumah kelabu, 2024.
...........................................
Tersimpan Tanya
Sehabis senyum
Tersimpan tanya
Bisakah waktu diputar mundur
kala itu?
Ataukah mimpi ini nyata
Bukan sekadar khayalan?
Pordapor 2024.
...........................................
Tersaji Indah
kala pagi mulai tersingkap
karya tercipta
rampunglah puisi
kata-kata menyatu
hati lega
kini dunia tersaji indah
penuh irama.
Pordapor, 2024.
...........................................
Teman Temancuk
Teman-temancuk
Mengalun dengan gelak tawa
Setiap cerita jadi kocak
Tak ada kata ”kalah”
Mimik wajah konyol
Leluconnya memukau
Hingga lupa sebilah penat
Satu ide bodoh jadi canda terbaik
Gelak tawa bergema, merdu bak simfoni
Di antara serius cerita-cerita ini
Teman-temancuk tiada tandingi.
Rumah kelabu, 2024.
...........................................
Runner Future
Di jalan yang gelap
Bersama-sama kita berlari
Kawan-kawan runner future
Seiring langkah waktu
Tetaplah satu tekad
Satu semangat
Menyatu dalam pelukan
Tersanding tawa dan dukungan
Menembus tiap batas.
Bukan hanya sekadar kawan
Melainkan saudara sejati
Di dalam perlombaan
Kita saling menguatkan
Bersama-sama mengejar impian
Menggapai bintang
Kawan-kawan runner future
Abadi dalam persahabatan.
Rumah kelabu 2024.
...........................................
*)Calon santri tugas, siswa SMA Annuqayah kelas XII MIPA 1, pustakawan Lubtara, alumnus Siratul Islam.
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti