Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rekor Baru Kontestasi Pilkada di Madura, Kader PDIP Pimpin Sumenep dan Bangkalan

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 8 Februari 2025 | 15:00 WIB
Dua kader partai banteng ini bakal memimpin dua kabupaten di Pulau Garam.
Dua kader partai banteng ini bakal memimpin dua kabupaten di Pulau Garam.

 

MADURA, RadarMadura.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencatatkan sejarah baru dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Madura.

Dua kader partai banteng ini bakal memimpin dua kabupaten di Pulau Garam. Yakni, Kabupaten Sumenep dan Bangkalan.

Kabupaten Bangkalan bakal punya pemimpin baru dari hasil Pilkada Serentak 2024.

Partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut berhasil mengantarkan kadernya, Lukman Hakim sebagai bupati terpilih yang ditetapkan KPU Bangkalan.

Lukman didampingi Fauzan Ja’far dari kader PKB.

Komposisi partai pemenang Pilkada Sumenep juga sama. Yakni, kader PDIP Ahmad Fauzi Wongsojudo terpilih sebagai bupati untuk periode kedua.

Posisi wakil bupati terpilih dari kader PKB yakni KH Imam Hasyim.

KPU Sumenep sudah menetapkan keduanya sebagai bupati dan wakil bupati terpilih dalam rapat pleno terbuka, Kamis (6/2) malam.

Keesokan harinya, SK pengesahan bupati dan wakil bupati Sumenep terpilih diusulkan ke DPRD Sumenep pada Jumat (7/2) siang.

Ketua KPU Sumenep Nurussyamsi dalam sambutannya menyampaikan, rapat pleno merupakan tahap akhir pelaksanaan Pilkada 2024.

Pihaknya sudah menetapkan paslon terpilih yang akan memimpin Kota Keris lima tahun ke depan.

”Berdasarkan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan beberapa PKPU yang disebutkan dalam berita acara barusan, kami resmi menetapkan pasangan calon terpilih yang akan memimpin Sumenep ke depan. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses demokrasi ini,” katanya.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sumenep Abdul Aziz membacakan berita acara penetapan.

Dia menegaskan bahwa rapat pleno dilaksanakan berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) 18/2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara.

”Kami merujuk pada Putusan MK Nomor 206 tanggal 5 Februari 2024, yang menegaskan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tanpa adanya perselisihan yang berimplikasi pada perubahan hasil,” ungkapnya.

KPU Sumenep juga telah menyerahkan SK pengesahan dan usulan pengesahan bupati dan wakil bupati terpilih Sumenep yang berlangsung di Hotel El Malik Sumenep kemarin.

Salinan itu diserahkan secara bergilir dari ketua KPU Sumenep ke ketua DPRD, sekretaris kabupaten (Sekkab), badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol), ketua PN, Bawaslu, kejari, serta perwakilan dari partai pengusung paslon 01 KH Ali Fikri A. Warits-KH Muh. Unais Ali Hisyam (Final) dan paslon 02 Faham.

Penyerahan salinan SK pemenang Pilkada Sumenep 2024 itu untuk diparipurnakan DPRD Kabupaten Sumenep.

Kemudian, diusulkan pelantikan ke Pemprov Jatim. Penyerahan ini menandakan jika tahapan Pilkada Sumenep sudah berakhir.

Paslon terpilih akan mengikuti pelantikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan Pilkada 2024 dengan jujur dan adil.

Dia berharap, bupati dan wakil bupati terpilih mampu membawa Kota Keris ke arah yang lebih maju. Edy juga mendoakan agar pelantikan berjalan lancar tanpa hambatan.

”Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan pesta demokrasi. Partisipasi ini menjadi komitmen bersama, karena telah terselenggara dengan baik,” tuturnya.

Sementara, Bupati Terpilih Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan terima kasih pada KPU, Bawaslu, forkopimda, serta masyarakat Sumenep yang telah berpartisipasi dalam Pilkada 2024.

Dengan demikian, pesta demokrasi tersebut berjalan dengan baik.

”Terima kasih telah menjaga kondusivitas. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumenep yang telah menjaga pesta demokrasi ini hingga selesai,” ucapnya secara daring.

Politikus PDI Perjuangan itu mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu membangun Sumenep tanpa perbedaan politik.

Selain itu, dia meminta maaf kepada semua pihak jika ada hal yang kurang berkenan selama proses Pilkada 2024 berlangsung.

”Kontestasi pilkada adalah hal biasa yang kita laksanakan setiap lima tahun sekali. Saat ini saatnya kita bersama-sama membangun Sumenep untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Bupati Terpilih Imam Hasyim saat menyampaikan sambutan secara daring.

Dia menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan pendukung atau lawan politik.

”Dalam kontestasi ini, yang paling penting bukanlah siapa yang menang dan kalah. Akan tetapi, bagaimana kita bersama-sama membangun Sumenep dan bergotong royong demi kemajuan daerah,” ungkapnya.

Politikus Partai Kesatuan Bangsa (PKB) itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai politik yang telah mendukung serta mendoakan dirinya dan Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dia berharap dukungan dan doa masyarakat agar diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah rakyat.

”Doakan kami berdua agar diberi kesehatan untuk membangun Sumenep lebih baik ke depannya,” harapnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan MH Said Abdullah bersyukur kader partai terpilih sebagai bupati di dua kabupaten di Madura.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan sejarah baru. Pihaknya berterima kasih kepada masyarakat Madura atas dukungan yang diberikan.

”Pilkada kali ini, alhamdulillah PDI Perjuangan memimpin dua kabupaten di Madura, yakni Bangkalan dan Sumenep. Ini rekor, sejarah baru dalam kontestasi pilkada di Madura. Terima kasih masyarakat Madura,” tukasnya. (tif/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#pilkada #paslon #penghitungan suara #bupati #kinerja #pesta demokrasi #kpu #sejarah baru #politik