SAMPANG, RadarMadura.id – Kekurangan surat suara untuk pemilihan bupati mulai dipenuhi KPU Sampang.
KPU Sampang mengambil langsung kekurangan logistik itu ke percetakan Temprina di Kabupaten Gresik Minggu (3/11).
Bawaslu Sampang mengawasi langsung pengambilan kekurangan logistik tersebut.
Kasubbag Logistik KPU Sampang Qurrotul Ainini menyampaikan, pihaknya sudah mengambil kekurangan surat suara untuk pemilihan bupati Sampang.
Termasuk kekurangan surat suara karena ditemukan rusak dari hasil sortir.
Dia mengungkapkan, jumlah surat suara yang dipesan 756.796. Namun, surat suara yang diterima KPU Sampang 754.700 buah. Dengan demikian, ada kekurangan 2.096 buah.
Selain karena pengiriman kurang, pihaknya juga mengambil pengganti surat suara rusak sebanyak 437 buah.
Dengan begitu, total surat suara yang diambil langsung ke percekatan sebanyak 2.533 buah.
”Kami mengambil kekurangan surat suara yang disebabkan adanya kurang kirim dan kerusakan setelah proses sortir,” katanya.
”Pengambilan logistik juga didampingi anggota kepolisian dari Polres Sampang dan Bawaslu Sampang,” ungkapnya.
Koordiantor Divisi SDM Organisasi dan Diklat Bawaslu Sampang Mat Sodik menyampaikan, pihaknya mengawasi pengambilan kekurangan surat suara pemilihan bupati.
Dia memastikan bahwa jumlah surat suara yang kurang dapat dipenuhi secara utuh. Pihaknya melakukan pengawasan ketat dalam setiap proses tahapan pilkada.
Termasuk dalam persiapan logistik yang ditemukan kekurangan jumlah kirim dan rusak. Dia ingin memastikan logistik sudah lengkap sebelum didistribusikan.
”Kami turun langsung untuk melakukan pengawasan pengambilan kekurangan surat suara. Kami akan terus mengawasi untuk memastikan logistik tepat jumlah,” tukasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia