SUMENEP, RadarMadura.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep sudah menuntaskan proses sortir-lipat surat suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur dan bupati dan wakil bupati.
Hasilnya, ditemukan surat suara dalam kondisi rusak.
Ketua KPU Sumenep Nurussyamsi menyampaikan, proses sortir-lipat surat suara dilakukan dengan melibatkan 60 orang pekerja dari pihak ketiga.
Proses penyortiran dan pelipatan sudah dilaksanakan sejak Selasa (29/10).
”Kemarin prosesnya selesai pada pukul 08.00,” terangnya saat dihubungi, Senin (4/11).
Dijelaskan, jumlah surat suara yang sudah disortir dan dilipat sebanyak 881.619 lembar.
Pihaknya akan melakukan pengiriman lebih awal dibandingkan dengan kabupaten lain di Madura.
Sebab, kondisi geografis di Sumenep yang terdiri atas banyak pulau.
”Tanggal 19 November itu distribusi ke Pulau Kangayan dan Sapeken. Sementara tanggal 21 ke Pulau Raas dan Sapudi,” ungkapnya.
Syamsi menerangkan, jadwal distribusi logistik ke Kecamatan Masalembu masih tentatif.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Sebab, berkaitan dengan jadwal kapal ke Masalembu.
Pihaknya akan mengusahakan sebelum Rabu (20/11) semua logistik terdistribusi ke Masalembu.
”Kami menginginkan yang ke Masalembu itu tidak hanya diturunkan di satu titik, karena di sana ada tiga pulau. Kami ingin logistik itu langsung diantarkan ke tiga pulau itu,” terangnya.
Syamsi memastikan, pada Selasa (26/11) semua logistik sudah ada di semua TPS, baik di daerah daratan maupun kepulauan.
Logistik itu akan didistribusikan ke 1.971 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 334 desa dan kelurahan yang ada di 27 kecamatan di Kota Keris.
”Jadi untuk PPK daerah kepulauan maupun daratan untuk mempersiapkan betul tempat penyimpanan yang aman untuk logistik itu,” harapnya. (tif/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta