PAMEKASAN, RadarMadura.id – Suasana berbeda terlihat di gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan di Jalan Bonorogo, Jumat (25/10).
Kondisi di dalam ruangan lebih ramai jika dibandingkan hari biasa.
Pekerja tengah sibuk menyortir dan melipat surat suara pemilihan bupati dan wakil bupati (Wabup) Pamekasan.
Terdapat 31 orang terbagi dalam beberapa kelompok.
Ketua KPU Pamekasan Mahdi menyampaikan, proses sortir dan lipat surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sedang dikerjakan.
Pihaknya tidak target khusus dalam proses sortir tersebut. Namun, dia berupaya agar pekerjaannya cepat selesai.
”Ini berjenjang. Surat suara yang datang lebih awal adalah bupati dan Wabup Pamekasan. Sementara, untuk gubernur dan wakil gubernur bisa jadi datangnya Senin (28/10),” ujar Mahdi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Dia menginginkan proses sortir dan lipat surat suara dilakukan dengan cekatan. Tidak hanya cepat, pekerja dituntut tepat.
Sebab, kesalahan dalam proses sortir bisa berakibat fatal terhadap pelaksanaan pemungutan surat suara.
KPU Pamekasan, kata Mahdi, juga mengerahkan tim pengawas internal dalam proses sortir dan lipat suara.
Termasuk, petugas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan. Keamanan di lokasi juga dibantu dari anggota Polres Pamekasan.
”Proses sortir ini juga bagian dari memilah surat suara yang rusak. Ini penting dilakukan sehingga bisa kami laporkan pada pihak percetakan atau pihak ketiga,” terang mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.
Sekadar diketahui, kedatangan logistik KPU dibagi menjadi dua tahap.
Yakni, logistik yang tidak berkaitan dengan pasangan calon (paslon) dan barang yang berkaitan dengan penetapan paslon. Misalnya, surat suara, formulir, dan lain-lain. (afg/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta