SUMENEP, RadarMadura.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep terus mengintensifkan pelaksanaan sosialisasi Pilkada Serentak 2024. Tujuannya, meningkatkan partisipasi masyarakat agar mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya.
Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Sumenep Mukhlis Imam mengatakan, saat ini kegiatan sosialisasi masih difokuskan di tingkat asosiasi wartawan terlebih dahulu.
Setelah itu, baru di tingkat PPK dan PPS. ”Sosialisasi kepada teman-teman PPK dan PPS akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya.
Menurut dia, sosialisasi tersebut tidak hanya berfokus pada pemilih pemula di sekolah menengah atas (SMA). Namun, kegiatan itu juga menyasar ke berbagai kelompok masyarakat.
Misalnya, organisasi nelayan, petani, dan lain-lain. ”Saya kira itu lebih penting. Sebab, tidak semua daerah ada SMA-nya,” tuturnya.
Dia menjelaskan, pihaknya menargetkan partisipasi masyarakat lebih baik dari Pilkada Sumenep 2020 yang mencapai hingga 75 persen.
Karena itu, saat ini KPU mengajak semua PPK dan PPS bersama-sama menyosialisasikan pilkada. ”Jadi, segmennya tidak hanya untuk pemilih pemula, tapi juga kaum petani, nelayan, dan lainnya,” terangnya.
Karena itu, Mukhlis Imam berharap masyarakat tidak pasif dalam menggali berbagai informasi tentang pilkada.
Dia mengimbau masyarakat terus mengikuti informasi tentang pilkada. Sebab, KPU telah menggandeng berbagai media untuk menjadi corong penyampai informasi kepada publik.
”Setiap rumah sekarang kan dipastikan memiliki ponsel. Karena itu, jangan pasif, harus lebih aktif mencari informasi tentang pilkada. Sebab, pilkada merupakan momen yang sangat bersejarah,” ingatnya.
Dia menjelaskan, masyarakat juga harus aktif memantau perkembangan pilkada. Misalnya, mengikuti perkembangan informasi terkini berkaitan dengan pilgub Jatim dan pilbup Sumenep. ”Sebab, informasi tersebut telah tersedia di media online, media massa, cetak, maupun medsos,” pungkasnya. (tif/yan)
Editor : Ina Herdiyana