PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jumlah pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin menyusut.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mencatat, daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 666.992 orang.
Jika dibandingkan daftar pemilih tetap (DPT) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, jumlah tersebut berkurang 9.316 orang.
Hal itu disampaikan oleh Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Pamekasan Mohammad Halili.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah pemilih di Pilkada 2024 berkurang.
Salah satunya karena ada yang meninggal dan pindah domisili.
”Tentunya ini sudah biasa dan kondisi tersebut lumrah terjadi di hampir semua daerah,” katanya.
Di Pamekasan, lanjut dia, jumlah pemilih perempuan lebih dominan, yakni sebanyak 345.000 orang. Lalu, 321.992 lainnya merupakan pemilih pria.
Halili menegaskan, DPS bisa saja bertambah atau berkurang sebelum penyelenggaraan Pilkada Pamekasan.
Dia mengimbau masyarakat yang belum terdata bisa segera melapor kepada panitia pemungutan suara (PPS) atau ke KPU Pamekasan.
Sehingga, mereka bisa tercatat sebagai pemilih dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Halili menambahkan, institusinya juga gencar untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.
Tujuannya, agar partisipasi pemilih di Kota Gerbang Salam bisa meningkat. Warga diharapkan menyalurkan hak suaranya di Pilkada 2024.
Seperti diketahui, KPU Pamekasan telah menerima tiga pasangan calon di Pilkada 2024.
Mereka adalah KH Kholilurrahman dan Sukriyanto, Fattah Jasin dan Mujahid Ansori, serta RKH Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi. (afg/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta