Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Koalisi Semangka Berjodoh Lagi, Pasangan Fauzi-Kiai Imam Kesepakatan Partai Koalisi

Fatmasari Margaretta • Rabu, 31 Juli 2024 | 14:40 WIB
RESMI: Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) dan KH Imam Hasyim (kemeja putih) berfoto bersama seusai menerima rekomendasi DPP PDI Perjuangan di Surabaya, Selasa (30/7). (PDI PERJUANGAN UNTUK JPRM)
RESMI: Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) dan KH Imam Hasyim (kemeja putih) berfoto bersama seusai menerima rekomendasi DPP PDI Perjuangan di Surabaya, Selasa (30/7). (PDI PERJUANGAN UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – PDI Perjuangan berjodoh lagi dengan PKB dalam Pilkada Sumenep 2024.

Itu setelah DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur mengumumkan rekomendasi pasangan calon kepala daerah (bacakada) Kota Keris.

Surat rekomendasi partai diserahkan kepada calon di Surabaya, Selasa (30/7).

Ketua DPC PDIP Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali ditunjuk sebagai bakal calon bupati (bacabup).

Sedangkan, Ketua DPC PKB Sumenep Imam Hasyim diminta menjadi bakal calon wakil bupati (bacawabup).

Pada Pilkada Sumenep 2010 dan 2015, koalisi dua partai ini dikenal dengan istilah koalisi semangka.

Sejak penjaringan bacakada, sejumlah kader PKB melamar ke PDI Perjuangan.

Di antaranya, Abdul Hamid Ali Munir, Nurfitriana, dan Herman Dali Kusuma.

Grafis oleh SIgit AP/JPRM
Grafis oleh SIgit AP/JPRM

Selain itu, terdapat sejumlah figur berlatar belakang tokoh masyarakat dan kader partai yang mendaftar ke Partai berlambang banteng tersebut.

Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku senang dengan terbitnya rekomendasi dari PDI Perjuangan. Sebab, partai masih sangat percaya kepadanya.

”Senang dan bersyukur tentu saja, karena partai masih memberi amanah kepada saya,” kata dia pada JPRM melalui sambungan telepon.

Ditanya terkait pemilihan bacawabup, pria yang sedang menjabat bupati Sumenep itu menegaskan, hal itu menjadi ranah DPP.

Terpilihnya Imam Hasyim sebagai bacawabup juga atas kesepakatan partai koalisi. Pada dasarnya, dirinya siap dipasangkan dengan siapa saja.

”Dengan siapa pun saya siap. Akan tetapi, yang menjadi kejutan bagi saya bahwa pemilihan wakil itu sudah hasil dari kesepakatan koalisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Sumenep KH Imam Hasyim mengutarakan, dirinya menerima langsung rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

Meskipun, sejauh ini dia tidak mendaftar ketika dua partai besar yang eksis di Sumenep itu membuka desk pilkada.

”Tapi, sekali lagi, ini sudah wewenang dan hak prerogatif DPP tiap partai. Baik PKB maupun PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Kiai Imam mengaku siap menjalankan keputusan partai untuk maju mendampingi Fauzi pada Pilkada Sumenep 2024.

Dia optimistis dengan kekompakan dan soliditas koalisi semangka akan mampu membangun Sumenep yang lebih maju.

”Semoga kami amanah untuk mengemban tugas dari partai untuk mengabdi untuk masyarakat Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (di/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#figur #pdip #Bacabup #partai #pkb #Pilkada Sumenep #Amanah #kota keris #tokoh masyarakat #koalisi #hak prerogatif