Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sempat Krisis Stiker Coklit, KPU Sumenep Dapat Tambahan Lima Ribu Lembar  

Fatmasari Margaretta • Selasa, 9 Juli 2024 | 20:52 WIB
PENDATAAN: Petugas pantarlih melakukan coklit ke rumah warga Desa Pasongsongan, Jumat (5/7). (PPS DESA PASONGSONGAN UNTUK JPRM)
PENDATAAN: Petugas pantarlih melakukan coklit ke rumah warga Desa Pasongsongan, Jumat (5/7). (PPS DESA PASONGSONGAN UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Proses pencocokan dan penelitian (coklit) belum tuntas.

Petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) mengalami kendala karena kekurangan stiker.

Karena itu, KPU Provinsi Jawa Timur menambah lima ribu stiker coklit.

Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Sumenep Malik Mustafa mengakui jika dalam beberapa hari terakhir terjadi krisis stiker.

Namun, sudah teratasi. Sebab, lembaganya menerima kiriman dari KPU Provinsi Jawa Timur.

”Langsung dikirim hari ini juga (kemarin, Red), kami distribusikan ke bawah,” kata dia pada JPRM, Senin (8/7).

Dia memaparkan, KPU Sumenep mendapat tambahan stiker sebanyak 5.000 lembar.

Jumlah tersebut dianggap sesuai dengan kebutuhan di Kabupaten Sumenep.

”Lebih kurang memang segitu jumlah kebutuhannya,” ungkapnya.

Jika masih kurang, Malik meminta PPS segera berkoordinasi. Menurutnya, stiker yang diproyeksikan untuk satu desa tidak akan terpakai semua.

”Artinya, ada strategi silang yang harus diterapkan. Kalau di desa A kurang, sementara di desa B lebih, maka dialihkan,” ujarnya.

Malik mengeklaim, tidak ada kendala selama proses coklit di Kota Keris. Hingga kemarin capaian coklit di angka 70 persen.

”Saya kira progres teman-teman pantarlih di bawah cukup bagus,” klaimnya.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Sumenep Hosnan Hermawan meminta semua kebutuhan terkait tahapan Pilkada 2024 terpenuhi.

Dia berharap jika pantarlih ada kendala, agar segera berkoordinasi dengan panitia pemungutan suara (PPS) atau langsung ke KPU.

”Kami sudah meminta pengawas untuk melakukan pengawasan ketat dalam proses coklit ini sesuai dengan kewenangan Bawaslu,” tandasnya. (di/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#kebutuhan #strategi #pilkada #kendala #stiker #bawaslu #pantarlih #pps #Coklit #kpu