SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Periode 2019–2024 Slamet Junaidi mendaftar sebagai bakal calon bupati (bacabup) Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rabu (5/6).
Dia mendaftar tanpa pasangan bakal calon wakil bupati (bacawabup).
Politikus yang akrab disapa Haji Idi ini mengaku memiliki hubungan baik dengan dua partai tersebut.
Tepatnya, pada saat menjabat sebagai bupati Sampang lima tahun terakhir.
Apalagi, Partai Gerindra dan PKB memiliki kader yang menduduki wakil ketua DPRD Sampang.
Semasa menjabat, lanjut Haji Idi, kerja sama eksekutif dan legislatif berjalan dengan baik.
Termasuk dua partai politik yang sedang dilamar tersebut.
Dia menginginkan harmonisasi yang terjalin dilanjutkan dalam garis perjuangan menghadapi Pilkada 2024.
”Kami cukup nyaman bekerja selama lima tahun. Semua program pemerintah daerah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sebelumnya, sudah ada sejumlah tokoh yang mengambil formulir Partai Gerindra dan PKB.
Meski begitu, Haji Idi optimistis rekom dua partai tersebut bisa dikantongi.
Utamanya dari PKB karena sudah melakukan taaruf dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar.
”Tinggal bagaimana melakukan pembenahan seperti apa skema kerja sama kalau kami direkom PKB,” tuturnya.
Kader Partai Nasdem itu mengungkapkan, keinginan untuk maju sebagai bacabup pada Pilkada Sampang 2024 didukung tokoh ulama dan tokoh masyarakat.
Dia mengeklaim, 90 persen ulama Sampang memberikan dukungan kepadanya. Meski begitu, hingga sekarang dirinya belum memiliki pasangan sebagai bacawabup.
Haji Idi membeberkan, saat ini sedang mempertimbangkan figur yang akan mendampingi dalam Pilkada november mendatang.
Dia tidak menyebut secara detail kriteria figur bacawabup. Saat disinggung figur dari kalangan ulama, Haji Idi menjawab sedang dipertimbangkan.
”Saya istikharah dulu. Masalah pendamping, kita pikirkan nanti. Saya baru menduda,” guyonnya.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Sampang Fauzan Adima menyampaikan, partainya tengah mencari bakal calon kepala daerah yang bakal diusung dalam pilkada tahun ini.
Sejauh ini sudah ada empat pendaftar bakal calon bupati yang berharap direkomendasi partai.
Slamet Junaidi merupakan pendaftar keempat bacabup. Partai Gerindra sudah mengatur mekanisme dalam menentukan rekomendasi.
Pengurus di tingkat kabupaten hanya sebatas mengusulkan bakal calon pada DPP Partai Gerindra.
”Kami akan mengusulkan sesuai dengan mekanisme di Partai Gerindra. Nanti yang memutuskan adalah DPP Partai Gerindra,” jelasnya.
Ketua DPC PKB Mushaddaq Chalili merasa senang Slamet Junaidi mendaftar di partainya.
Proses pendaftaran bakal calon kepala daerah (bacakada) merupakan bagian dari dinamika dalam pilkada.
”Kami menyambut baik harapan Slamet Junaidi,” ucapnya singkat.
Sementara, Ketua Desk Pilkada PKB Sampang Nur Kholis memastikan semua bakal calon yang mendaftar diterima dengan baik sesuai prosedur. Komunikasi juga intens dilakukan.
”Cuma, kami lihat pengantarnya (Haji Idi) paling banyak (dibanding calon lain),” ungkapnya.
PKB akan menjajaki semua bakal calon yang mendaftar. Yakni, untuk melakukan kerja sama politik menjelang
Pilkada Sampang 2024. Nur Kholis memaparkan, lobi-lobi politik akan dilakukan hingga memiliki kesepakatan untuk berkoalisi. Termasuk menyiapkan kader internal untuk bacawabup.
Dia menyebut dua kader PKB layak untuk diusung sebagai bacawabup. Yakni, Ketua DPC PKB Mushaddaq Chalili dan Ketua DPRD Sampang Fadol.
”Secara politik setiap calon ada ukurannya,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta