SAMPANG, RadarMadura.id – Dalam politik, keputusan untuk satu gerbong atau bersebarangan merupakan hal yang lumrah.
Seperti yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Sampang yang memilih untuk tidak berkoalisi dengan Partai Nasdem.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sampang H Moch. Nurahmad mengatakan, apa pun yang terjadi, partainya sudah berkomitmen untuk tidak berkoalisi dengan Partai Nasdem dalam Pilkada Sampang 27 November.
Bahkan, dari awal memang sengaja tidak membuka ruang komunikasi.
Alasannya, Partai Nasdem pasti mengusung H Slamet Junaidi yang merupakan incumbent atau pernah menjabat bupati Sampang.
Menurut dia, saat Pilkada Sampang 2018 silam, DPC PDI Perjuangan adalah salah satu parpol pengusung pasangan Slamet Junaidi dengan Abdullah Hidayat.
Hasilnya, partainya berhasil mengantarkan pasangan tersebut menjadi bupati dan wakil bupati Sampang.
Namun, selama ini DPC PDI Perjuangan justru tidak pernah dilibatkan dalam menentukan kebijakan. Karena itu, partainya tidak mau lagi bergabung dengan Partai Nasdem.
”Insyaallah apa pun yang terjadi, DPC PDI Perjuangan Sampang tidak akan bergabung dengan Partai Nasdem. Ruang komunikasi juga sudah saya tutup,” tegasnya.
Sementara, Ketua DPD Partai Nasdem Sampang Surya Noviantoro menerangkan, sampai sekarang Partai Nasdem memang ingin mengusung Slamet Junaidi pada Pilkada Sampang 2024.
Meski demikian, partainya tetap membuka ruang komunikasi dengan parpol lainnya.
”Sehingga dapat menjadi partai koalisi untuk menyamakan persepsi,” ungkapnya.
Disinggung sikap PDI Perjuangan yang menyatakan enggan berkoalisi dengan Nasdem, pihaknya menganggap hal itu hal biasa. ”Sebab, situasi dalam politik serbadinamis,” tuturnya.
Menurutnya, dalam politik, wajar apabila ada yang ingin bersatu dan berseberangan.
Meski berbeda pandangan, dia tetap berharap perbedaan itu tidak lantas menjadi benih-benih permusuhan yang mengorbankan masyarakat.
”Politik itu sangat dinamis. Kawan bisa jadi lawan, begitu juga sebaliknya. Partai Nasdem terbuka untuk berkomunikasi dengan parpol mana pun,” tandasnya. (jun/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta