Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Said Abdullah Raih Suara Terbanyak Se-Indonesia, Akan Patuh pada Keputusan DPP PDIP meski Tak Minat Jadi Ketua DPR

Fatmasari Margaretta • Minggu, 14 April 2024 | 14:15 WIB
WIBAWA: Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah saat menyampaikan sambutan dalam suatu acara, Selasa (9/4). (MOH. JUNAIDI/JPRM)
WIBAWA: Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah saat menyampaikan sambutan dalam suatu acara, Selasa (9/4). (MOH. JUNAIDI/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah kembali terpilih sebagai anggota legislatif periode 2024–2029. Bahkan, meraih suara terbanyak se-Indonesia.

Perolehan sebanyak 529.792 suara memberikan peluang kepada politikus berkepala plontos ini untuk menjadi Ketua DPR RI.

Namun, suami dari Khalida Ayu Winarti itu mengaku tak berminat untuk menduduki pucuk pimpinan dewan.

Said Abdullah mengutarakan sejumlah alasan bahwa dirinya tidak ingin menjadi ketua DPR RI. ”Saya itu tidak pernah punya mimpi untuk jadi ketua DPR. Ini tegas saya katakan,” tuturnya kepada JPRM.

Said menyebut, mimpinya berakhir ketika masuk dalam keanggotaan partai. Artinya, dia tidak punya mimpi lagi karena sekarang sudah menjadi kenyataan.

”Jadi, mimpi saya berakhir ketika saya masuk partai,” ujarnya.

Meski demikian, Said Abdullah memasrahkan sepenuhnya pada keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, utamanya keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Sebab, partai berlogo banteng moncong putih ini yang membesarkan namanya dalam dunia percaturan politik nasional.

”Sepenuhnya saya tetap menyerahkan keputusan pada partai dan saya tidak berkehendak untuk menjadi ketua DPR RI,” tegasnya.

Said mengungkapkan, PDI Perjuangan memiliki mekanisme dalam menentukan ketua DPR RI. Meski dirinya meraih suara terbanyak, tidak otomatis partai menunjuknya menjadi ketua DPR RI.

”Di partai ada aturan. Oleh karenanya, yang pertama mimpi saya nggak punya, yang kedua baju saya tidak pas walaupun saya meraih suara terbanyak,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Said, internal partai belum melakukan pembahasan terkait nama-nama yang berpotensi ditunjuk menjadi Ketua DPR RI.

Sebab, partainya sedang fokus penyelesaian sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi, baik pilpres dan pileg.

”Untuk penentuan siapa ketua DPR RI, menjadi kewenangan ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,” paparnya.

Said menyatakan, dirinya akan fokus mengabdikan kerja-kerja politiknya kepada masyarakat. Terutama warga Madura sebagai basis pemilihannya selama ini.

”Saya fokus pada tujuan, memperjuangkan hak-hak dan aspirasi masyarakat Madura,” tandas anggota DPR RI yang menjabat ketua badan anggaran (banggar). (di/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#pimpinan dewan #sumenep #Banggar #pdip #mekanisme #legislatif #dpp pdip #partai #politik