SAMPANG, RadarMadura.id – Distribusi logistik pemilu di wilayah Sampang membutuhkan armada transportasi laut. Pasalnya, ada tiga desa yang masuk wilayah kepulauan.
Yakni, Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, dan Desa Marparan, Desa Disanah di Kecamatan Sreseh.
Ketua KPU Sampang Addy Imansyah menyampaikan, wilayah Kota Bahari terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.
Wilayah kepulauan berada di dua kecamatan. Karena itu, pihaknya membutuhkan armada laut untuk pendistribusian logistik.
”Kami pasti butuh armada transportasi laut untuk wilayah kepulauan. Sejak awal kondisi ini memang sudah kami pikirkan,” ujarnya.
Addy memastikan, kebutuhan alat transpotasi laut untuk distribusi logistik pemilu di daerah kepulauan akan dipenuhi.
Pihaknya bakal menyiapkan angkutan khusus yang terpisah dengan penumpang umum. Tujuannya, menjaga keamanan logistik agar tiba di lokasi dengan baik.
”Kami nanti siapkan perahu yang tidak terpisah dengan penumpang umum. Kami akan sewa khusus untuk mengangkut logistik,” jelasnya.
KPU Sampang juga mengantisipasi potensi gangguan cuaca saat pendistribusian logistik dimulai.
Baca Juga: IPSI Bangkalan Target 500 Atlet dalam Kejuaraan Pencak Silat Open
Sebab, saat ini memasuki puncak musim hujan yang berpotensi merusak logistik. Setiap logistik yang didistribusikan akan dibungkus dengan plastik.
Addy mengungkapkan, jadwal pendistribusian logistik belum ditetapkan.
Namun, dirinya sudah merancang estimasi kapan mulai distribusi. Termasuk memperhitungkan perlengkapan yang dibutuhkan saat proses distribusi.
”Setiap logistik sudah dilengkapi pelindung air karena sekarang musim hujan. Khusus untuk logistik kepulauan, plastiknya rangkap dua,” tukasnya. (jun/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta