PAMEKASAN, RadarMadura.id – Berbagai persiapan teknis sudah dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Kebutuhan logistik sudah didistribusikan oleh KPU pusat ke KPU provinsi dan kabupaten/kota. Seperti kotak suara, bilik suara, dan surat suara. Namun, di Pamekasan masih belum lengkap.
Ketua KPU Pamekasan Halili mengatakan, kesiapan logistik pemilu sudah mencapai 99 persen.
Namun, untuk surat suara masih kurang karena ada yang cacat. Sehingga, dikembalikan lagi ke penyedia.
Baca Juga: Diskop UKM dan Naker Kembali Kucurkan Ratusan Juta demi Tarik Minat PKL dan Pengunjung Food Colony
”Kalau yang lain-lain sudah siap didistribusikan ke 2.448 tempat pemungutan suara atau TPS. Proses pengemasan juga sudah dalam proses, seperti segel, formulir, dan lain-lain,” kata Halili, Rabu (31/1).
Halili menyampaikan, ketika proses sortir memang ada beberapa surat suara yang rusak. Karena itu, perlu diganti untuk memenuhi kebutuhan.
”Kami sudah menerima pengganti surat suara DPD yang rusak,” jelasnya.
Lima jenis surat suara sudah dilakukan sortir dan pelipatan. Bahkan, KPU Pamekasan juga sudah menyusun jadwal pendistribusian. Dimulai dari gudang logistik hingga sampai ke TPS.
KPU sejeli mungkin memastikan bahwa logistik pemilu ini tepat, baik dari jenis jumlah, hingga sasaran, dan waktu.
Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata Hits Jogja yang Wajib Dikunjungi.
Sebelum pendistribusian dimulai, keamanan juga sudah direncanakan dengan matang hingga sampai ke TPS.
”Kami melibatkan unsur Polri, TNI, hingga satpol PP untuk urusan keamanan. Termasuk dalam pendistribusin dan pengembalian logistik,” tambah Halili.
Proses pendistribusian ini, KPU membutuhkan transportasi. Untuk itu, lembaganya memilih untuk menggunakan pihak ketiga.
Bahkan, sudah bertemu dan menilai presentasi mereka terkait kesanggupannya untuk mendistribusikan logistik.
”Yang kami tanyakan ke mereka, berapa jumlah transportasinya, bagaimana keamanannya, mengingat sekarang musim hujan.
Baca Juga: Beli LPG 3 Kg Wajib Tunjukkan KTP, Simak Aturan Baru Ini!
Dan, tentu mereka juga berkomitmen mendukung pemilu yang adil dan damai,” ucap dia.
KPU Pamekasan saat ini tengah menunggu waktu, dan melengkapi surat suara yang kurang. Pemenuhan surat suara yang kurang berbeda dengan saat menerima kali pertama.
Jika yang pertama langsung dikirim dengan pengawalan ketat dari aparat, maka untuk penggantian KPU harus menjemput ke penyedia di Jawa Timur.
Ketua Bawaslu Pamekasan Sukma Umbara Tirta Firdaus mengatakan, kesiapan logistik di lapangan terbilang sudah baik.
Meskipun dalam prosesnya ada yang harus dikembalikan, baik karena rusak maupun cacat. Sehingga, tidak bisa digunakan.
Baca Juga: Banyak Data Tak Sinkron, Ribuan Petani di Pamekasan Tak Terdata di E-RDKK
Dia menyebut, instansinya melakukan pengawasan sejak pertama logistik itu datang.
Bahkan, pihaknya mengaku rutin mendatangi lokasi penyimpanan logistik untuk memastikan keamanan dan kesiapan.
”Koordinasi dengan aparat tentu saja. Karena tugas kami memang melakukan pengawasan tidak hanya dalam tahapan, tapi sampai selesai pelaksanaan pemilu itu dilakukan,” jelasnya. (di/luq)
Editor : Fatmasari Margaretta