SUMENEP, RadarMadura.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mendistribusikan bilik suara Pemilu 2024 mulai Minggu (28/1).
Namun, dari 27 kecamatan di Kota Keris, hanya 18 kecamatan yang mendapat pasokan bilik suara.
Ketua KPU Sumenep Rahbini mengatakan, logistik bilik suara sudah bisa didistribusikan ke kecamatan.
Hal tersebut sesuai petunjuk dan arahan Sekjen KPU RI. Namun, petunjuk itu hanya bersifat opsional.
”Jadi, selanjutnya merupakan kewenangan KPU kabupaten untuk melakukan pendistribusian logistik di luar kotak suara,” ucapnya.
Sementara itu, mengenai logistik yang lain, seperti surat suara dan kotak suara masih dikemas. Pengemasan tersebut ditargetkan tuntas Rabu (31/1).
”Kami putuskan mendistribusikan bilik suara dulu. Kalau terlalu lama di sini (gudang logistik, Red), khawatir tidak tertampung,” terangnya.
Selain mengirim bilik suara ke 18 kecamatan, kata Rahbini, proses packing logistik yang lain harus dioptimalkan. Sebab, dalam waktu dekat, kotak dan surat suara bakal dikirim.
Jika merujuk pada jadwal, pengiriman ke Pulau Masalembu akan dilakukan 3 Februari. Sedangkan ke kepulauan lain dijadwalkan 6 Februari.
”Pendistribusian logistik ke wilayah daratan akan dilakukan 9–11 Februari,” sebutnya.
Rahbini melanjutkan, untuk sementara, pendistribusian bilik suara hanya dikirim ke 18 kecamatan di wilayah daratan.
”Khusus 19 kecamatan lainnya akan dikirim bersamaan dengan surat dan kotak suara,” tegasnya.
Dia menjelaskan, pengiriman logistik ke 18 kecamatan di wilayah daratan dijadwalkan tuntas kemarin (Minggu, Red). Jika ada yang belum selesai, dilanjutkan hari ini (Senin, 29/1).
”Pengiriman bilik suara diawasi oleh panwascam dan aparat kepolisian,” tandasnya.
Ketua Bawaslu Sumenep Achmad Zubaidi mengatakan, pengawasan pendistribusian bilik suara dilakukan secara ketat. Yaitu, menugaskan semua anggota panwascam di tiap kecamatan.
”Pengawasan dilakukan mulai dari gudang KPU sampai gudang PPK. Jumlah bilik suara yang dikirim harus sesuai kebutuhan dan aman hingga tiba di gudang PPK,” ujarnya.
Institusinya melakukan pengawasan kemarin (Minggu, 28/1). Pengiriman bilik suara terpantau aman dan lancar.
Bahkan, sebelum didistribusikan, panwascam terus berkoordinasi dengan PPK.
”Pengawasan terus kami lakukan hingga semua pendistribusian logistik dipastikan aman sampai ke kantor PPK,” pungkasnya. (bus/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia