JAKARTA, RadarMadura.id - Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto dinilai berhasil membawa suasana politik yang santun dan riang gembira pada Pilpres 2024. Hal itu membuat Prabowo mendapatkan dukungan dari masyarakat luas.
Direktur Riset Lembaga Survei Jakarta (LSJ) Fetra Ardianto mengatakan Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut telah berhasil menambahkan hati masyarakat. Menurutnya, masyarakat sangat munyukai berbagai hal yang ceria bukan saling menyerang.
"Masyarakat tentu tidak suka dengan konflik, mereka suka politik yang damai dan mengedepankan kegembiraan," kata Fetra, saat dihubungi Jum'at (15/12/2023).
Baca Juga: Nusantara Open Cup 2023, Langkah Konkret Prabowo Dorong Kemajuan Sepak Bola Indonesia
Dia menambahkan, dukungan dari masyarakat terlihat dari debat capres perdana untuk Pilpres 2024. Di mana banyak yang berpendapat Prabowo sudah sukses menjelaskan visi dan misinya kepada masyarakat.
Salah satu kelompok masyarakat yang mendukung Prabowo datang dari anak muda bangsa. Hal itu terlihat ketika Prabowo dalam melakukan debat menggunakan gaya komunikasi yang santai.
Bahkan di beberapa momen, Ketum Gerindra ini melakukan aksi 'Lucu' atau yang sekarang disebut 'Gemoy' dengan gaya silat saat selesai menjawab pertanyaan. Tentu hal itu mengundang adanya dukungan kepada Prabowo.
Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Berkualitas, Askonas Bangkalan Berkomitmen Bangun Soliditas
"Gaya komunikasi Prabowo ini sangat disukai oleh anak muda," tambah Fetra.
Tambahan informasi, dukungan dari anak muda kepada Prabowo sejatinya sudah ada. Hal itu terlihat dari hasil survei Poltracking Indonesia periode 29 November hingga 5 Desember 2023 dalam simulasi pemilih usia, Prabowo-Gibran unggul di kalangan Gen-Z dan milenial.
Diketahui, Prabowo-Gibran unggul dengan hasil 55,7 persen di kalangan Gen-Z mengalahkan Ganjar-Mahfud dengan hasil 23,0 persen dan Anies-Muhaimin 18.0 persen. Sementara itu di kalangan milenial, Prabowo-Gibran unggul dengan hasil 49,4 persen mengalahkan Anies-Muhaimin 23,9 persen dan Ganjar-Mahfud 23.0 persen. (*/par)
Editor : Hendriyanto