SURABAYA, RadarMadura.id - Baliho Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terlihat menjamur di Jawa Timur (Jatim). Kehadiran Baliho Gaspol Bro Prabowo-Gibran dinilai sebagai dukungan massif yang hadir dari seluruh kalangan masyarakat.
Pengamat Politik Universitas Brawijaya Anang Sujoko mengatakan jika baliho Prabowo-Gibran yang beredar itu diterima oleh masyarakat itu menjadi bukti akan adanya dukungan. Tentu ini berdampak positif bagi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang.
"Kita bisa lihat jikalau baliho adalah aman, maka bisa jadi di situlah banyak massa pendukung dari pasangan tersebut (Prabowo-Gibran)," kata Anang, saat dihubungi Senin (04/12/2023).
Baca Juga: Elektabilitas Melesat, Prabowo-Gibran Makin Berpeluang Menang Satu Putaran
Dia mengatakan Prabowo-Gibran telah menguasai wilayah Jawa Timur menjelang demokrasi mendatang. Perlu diketahui, keduanya itu telah berhasil mendapatkan hati masyarakat Jatim dan berhubungan baik dengan para tokoh-tokoh agama.
Baliho yang bertuliskan 'Gaspol Indonesia Maju' ini memang menarik simpatisan masyarakat Jawa Timur. Banyak dari mereka yang memang menginginkan kemajuan untuk bangsa dan negara seperti komitmen Prabowo-Gibran.
"Jadi ada daerah yang memang dikuasai oleh pasangan tertentu," tambah Anang.
Baca Juga: Lewat Billboard Gaspol, Dukungan Rakyat Makin Kuat ke Prabowo-Gibran
Prabowo-Gibran dinilai sebagai pemimpin yang membawa kemajuan. Hal itu dikarenakan visi dan misi yang dibawa oleh Prabowo-Gibran ini mengarah pada Indonesia Emas 2045 yang di mana program dan gagasannya mengarah ke depan.
Dalam gagasannya, Prabowo-Gibran ini akan melakukan hilirisasi, pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Untuk memenuhi hal tersebut, keduanya fokus meningkatkan pendidikan berkualitas dan pembangunan infrastruktur yang canggih.
Karenanya masyarakat Jawa Timur sangat berharap Prabowo-Gibran mampu untuk membawa Indonesia lebih maju. Oleh karena itu, keduanya mendapatkan dukungan yang solid dari masyarakat Jatim. (*/par)
Editor : Hendriyanto