SURABAYA, RadarMadura.id - Safari politik yang dilakukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dinilai sangat berpengaruh menguatkan kemenangan di Jawa Timur (Jatim). Utamanya dalam menggaet basis massa tradisional Nahdlatul Ulama (NU).
Pengamat Politik Universitas Indonesia Ade Reza Hariyadi mengatakan, keunggulan besar Prabowo-Gibran di Jatim tak terlepas dari konsolidasi terhadap kantong-kantong suara Nahdliyin. Sebab, NU menjadi organisasi masyarakat berbasis Islam yang sangat besar di Indonesia, terutama di wilayah Jatim.
"Kemampuan Pak Prabowo dan Gibran melakukan safari politik terhadap kantong-kantong massa tradisional Nahdliyin yang merupakan kantong suara terbesar di Jatim," kata Ade dalam keterangannya, Senin (27/11).
Baca Juga: Dukungan Kuat Santri untuk Prabowo-Gibran Perbesar Kemenangan di Jatim
Masifnya safari politik Prabowo terlihat dari silaturahmi bersama 60 lebih kiai dan ulama se-Pantura di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur pada Minggu malam (26/11). Itu termasuk dalam safari politik yang dilakukan Prabowo untuk mengamankan basis pendukungnya di Jatim.
Terlebih, peluang tersebut juga semakin besar dengan kuatnya beberapa partai di tubuh Koalisi Indonesia Maju (KIM). Golkar dan Gerindra termasuk partai politik yang dinilai juga cukup kuat di basis pemilih Jatim.
Dalam survei Polling Institute periode 15-17 November menemukan Gerindra menjadi partai terkuat kedua di Jatim dengan elektabilitas 21,2 persen. Sedangkan Golkar berada terkuat ketiga dengan 9,4 persen.
Selain itu, elektabilitas Prabowo-Gibran juga tertinggi di Jatim dengan 46,4 persen mengalahkan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang mendapat 34,6 persen. Kemudian pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menjadi yang terendah dengan 15,1 persen.
"Peluang untuk mendongkrak suara di Jawa Timur bagi Prabowo dan Gibran itu cukup signifikan, apalagi Gerindra dan Golkar kan suaranya masuk lima besar di Jatim," pungkas Ade. (*/dry/par)
Editor : Hendriyanto