JAKARTA, RadarMadura.id – Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Malaysia pada Kamis (12/10). Ia bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Haji Anwar bin Ibrahim (DSAI) di kantor PM Malaysia, Perdana Putra, Putrajaya.
Keduanya berbincang tentang hubungan bilateral, reformasi birokrasi, dan pengalaman mereka sebagai aktivis mahasiswa.
Anies Baswedan tiba di Perdana Putra sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Ia ditemani oleh istrinya, Fery Farhati. Anwar Ibrahim menyambut mereka dengan hangat dan mengajak mereka ke ruang tamu.
Dalam pertemuan tersebut, Anies Baswedan mengatakan bahwa ia datang untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan Anwar Ibrahim. Ia mengaku memiliki hubungan yang dekat dengan PM Malaysia itu sejak lama.
“Beliau adalah mentor dan role model aktivis bagi kami,” ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan dan Anwar Ibrahim memiliki latar belakang yang mirip sebagai aktivis mahasiswa. Keduanya pernah aktif di organisasi-organisasi Islam di kampus.
Anwar Ibrahim adalah anggota Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia (PKBIM) dan kemudian menjadi presiden Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM). Sementara itu, Anies Baswedan aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan juga ketua senat UGM.
Anies Baswedan mengungkapkan bahwa ia sudah mengenal Anwar Ibrahim sejak tahun 90-an. Ia selalu mengikuti perkembangan karier dan perjuangan Anwar Ibrahim di Malaysia. Ia juga sering hadir dan mendengarkan pidato-pidato Anwar Ibrahim saat berkunjung ke Indonesia.
“Saya sangat mengagumi beliau sebagai tokoh yang berani membela kebenaran dan keadilan,” kata Anies Baswedan.
Selain membahas nostalgia mereka sebagai aktivis mahasiswa, Anies Baswedan dan Anwar Ibrahim juga membahas isu-isu penting yang berkaitan dengan hubungan Indonesia dan Malaysia. Keduanya sepakat bahwa sebagai bangsa serumpun, kedua negara harus saling mendukung dan bekerja sama untuk meningkatkan peran ASEAN di dunia.
Anies Baswedan juga meminta masukan dari Anwar Ibrahim tentang reformasi birokrasi yang dilakukan oleh pemerintahan Malaysia. Ia menilai bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Anwar Ibrahim telah berhasil meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Malaysia.
“Saya ingin belajar dari beliau tentang bagaimana melakukan reformasi birokrasi yang efektif dan efisien,” ucap Anies Baswedan.
Pertemuan antara Anies Baswedan dan Anwar Ibrahim berlangsung selama kurang lebih satu jam. Keduanya tampak akrab dan saling menghormati. Setelah pertemuan, keduanya berfoto bersama di depan kantor PM Malaysia. (hasan/dry)
Editor : Hendriyanto