Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perkuat Konsolidasi, Target Rebut 18 Kursi PPP Tak Utak-atik Formasi Bacaleg

Abdul Basri • Kamis, 14 September 2023 | 05:50 WIB

 

SANTAI: Ketua DPC PPP Pamekasan Wazirul Jihad saat ditemui JPRM di ruang kerjanya, Senin (11/9). (MOH. JUNAIDI/JPRM)
SANTAI: Ketua DPC PPP Pamekasan Wazirul Jihad saat ditemui JPRM di ruang kerjanya, Senin (11/9). (MOH. JUNAIDI/JPRM)

 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan mengajukan 45 bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Partai berlambang Kakbah itu menargetkan 18 kursi dewan.

Ketua DPC PPP Pamekasan Wazirul Jihad menyatakan, partainya menjadi salah satu yang mendaftarkan bacaleg terbanyak. Dia optimistis target perolehan kursi tercapai. ”Alhamdulillah, untuk bacaleg mungkin kami bisa disebut terbanyak setelah pengumuman DCS,” katanya Senin (11/9).

Dengan begitu, dia mengaku tidak akan mengutak-atik daftar bacaleg tersebut. Agenda ke depan adalah fokus konsolidasi, baik di tingkat cabang, anak cabang, maupun ranting.

”Ya, kami tinggal fokus saja ke depan. Makanya, mungkin tidak banyak yang akan kami lakukan, kecuali memang ada perubahan kuota misalnya,” tuturnya.

Pengamat politik asal Pamekasan Imadoeddin mengatakan, PPP merupakan partai terkuat di Kota Gerbang Salam.

Hal itu bisa dibuktikan dengan perolehan suara terbanyak pada pemilu sebelumnya.

Namun, kata dia, untuk Pemilu 2024 belum tentu PPP bisa mempertahankan kekuatan dan basis politiknya. Sebab, dunia politik itu dinamis.

Apalagi, masyarakat sudah pandai dan mulai membaca isu-isu politik, bahkan tidak hanya di daerah, tapi juga dalam skala nasional.

”Kita tidak memungkiri bahwa PPP itu partai kuat. Setidaknya sampai saat ini.

Itulah yang menjadi beban berat untuk kembali keluar sebagai pemenang tahun depan.

Saya rasa partai-partai pesaingnya juga mulai memperluas basis,” jelas Imadoeddin. (di/pen)

 

Editor : Abdul Basri