BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, resmi menjalin kerja sama dengan STKIP PGRI Bangkalan dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa.
Kolaborasi strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Kamis (27/11/2025).
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua STKIP PGRI Bangkalan, Fajar Hidayatullah, dan Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqhulhak Alfarisi. Kerja sama ini menjadi langkah konkret mempercepat pembangunan desa melalui pendekatan akademis dan praktis.
Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqhulhak Alfarisi, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi desa untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Kami ingin perguruan tinggi lebih dekat dengan masyarakat desa dan menjadi sarana meningkatkan kemampuan generasi muda,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran STKIP PGRI Bangkalan di Desa Pangeleyan membuka peluang lebih luas bagi anak-anak desa untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala jarak dan akses.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan Diwisuda, Wabup Fauzan Ingatkan Jangan Berhenti Belajar
Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan desa. Dengan kemudahan akses pendidikan, generasi muda diharapkan mampu meningkatkan prestasi dan kompetensi.
“Siapa pun yang memiliki niat dan ingin berprestasi bisa belajar di sini. Pendidikan tinggi bukan sekadar fasilitas, tetapi bagian dari upaya strategis memajukan desa secara berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua STKIP PGRI Bangkalan, Fajar Hidayatullah, menyampaikan bahwa kerja sama ini memperkuat komitmen perguruan tinggi untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat desa.
“Kami ingin kampus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi generasi muda dan mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat,” katanya.
Fajar menambahkan, layanan pendidikan yang disediakan bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh mahasiswa. Kehadiran kampus di Desa Pangeleyan diharapkan mampu mencetak generasi muda yang terdidik, berdaya saing, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Tim Abdimas STKIP PGRI Bangkalan Edukasi Anak tentang Penanganan Bencana lewat Permainan Memo Sincan
Ia juga menilai Pemerintah Desa Pangeleyan memiliki visi jangka panjang yang kuat dalam pembangunan berbasis pendidikan.
“Kepala desa aktif mendorong program peningkatan SDM melalui pendidikan tinggi. Ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan desa ke depan,” pungkasnya. (vic/dry)
Editor : Hendriyanto