BANGKALAN, RadarMadura.ID – Sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan mulai menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang terangkum dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025.
Kegiatan tersebut dilakukan serentak mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Bangkalan.
Kepala Dispendik Bangkalan Muhammad Yakub mengatakan bahwa MPLS merupakan momen awal perkenalan murid baru terhadap lingkungan sekolah.
Mulai dari mengenal para guru, teman, serta sistem pembelajaran yang akan dijalani. Juga pengenalan terhadap beragam kegiatan ekstrakurikuler.
”Judulnya saja sekarang MPLS Ramah. Intinya adalah, bagaimana mengenalkan lingkungan sekolah secara humanis dan edukatif,” kata Yakub.
Menurutnya, pemkab sudah memberikan arahan dan membuat surat edaran kepada setiap satuan pendidikan.
Tujuannya, untuk mengingatkan agar pelaksanaan MPLS menyenangkan dan inklusif. Bebas dari perundungan dan kekerasan atau bullying. Sehingga, MPLS menjadi ruang aman dan inspiratif bagi peserta didik baru.
”Materi-materi yang disampaikan harus berdasar kebutuhan dan mempertimbangkan situasi di lingkungan masing-masing. Sebab, setiap sekolah memiliki warna yang berbeda-beda,” ucapnya.
Yakub berharap pelaksanaan MPLS di masing-masing sekolah sesuai petunjuk dan teknis (juknis). Juga modul yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
”Sebab, sudah tersedia juknis dan modul untuk masing-masing jenjang (baik PAUD, SD, dan SMP),” ulasnya.
Pria berkacamata itu juga menyatakan, Dispendik Bangkalan akan melakukan monitoring secara berkala dan turun langsung ke sekolah.
Hal ini untuk menjamin pelaksanaan MPLS tetap edukatif dan aman sesuai dengan panduan pemerintah pusat.
”Saya berharap pihak sekolah berkoordinasi dengan lingkungan sekitarnya. Terutama wali murid, komite sekolah, dan stakeholder terkait untuk memberikan pemahaman dan informasi terkait pelaksanaan MPLS,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Hendriyanto