Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rektor UTM Safi' Raih Gelar Guru Besar, Berharap Membawa Keberkahan

Ina Herdiyana • Selasa, 24 Desember 2024 | 04:39 WIB

 

VISIONER: Rektor UTM Safi’ menyampaikan sambutan pada acara penyambutan pertukaran mahasiswa di Lantai 10 Gedung Rektorat, Selasa (20/2). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
VISIONER: Rektor UTM Safi’ menyampaikan sambutan pada acara penyambutan pertukaran mahasiswa di Lantai 10 Gedung Rektorat, Selasa (20/2). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

 

BANGKALAN, RadarMadura.id – Selasa (24/12) menjadi hari bersejarah bagi Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Safi’. Pria kelahiran Sumenep itu dikukuhkan sebagai guru besar (Gubes) di bidang hukum perundang-undangan.

Bagi Safi’, pengukuhannya sebagai Gubes merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Dia akan melaksanakan amanah sebagai guru besar dengan baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tata kelola pemerintahan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

”Mohon doanya, semoga gelar akademik ini membawa kemaslahatan, kebaikan, dan keberkahan untuk kami, keluarga dan institusi (UTM),” ujar Safi’ Senin (23/12).

Mantan dekan Fakultas Hukum (FH) UTM itu menyatakan, pengukuhan Gubes bagaikan keajaiban. Dia tidak pernah bermimpi bisa meraih gelar tertinggi dalam dunia akademik itu.

Sebab, dia merasa kemampuannya sangat terbatas. ”Latar belakang saya penuh dengan keterbatasan, baik dari sisi ekonomi maupun kapasitas intelektual,” ujarnya.

Keterbatasan ekonomi pernah membuat Safi’ harus menganggur empat tahun setelah lulus sekolah dasar (SD). Dia juga pernah menganggur setahun pascalulus dari bangku SMA.

Kondisi tersebut sempat membuatnya tidak berani bermimpi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

”Tapi mungkin karena karunia dari Tuhan Yang Maha Esa dan kemauan yang tinggi, saya diberi kemudahan-kemudahan setelah melalui proses sulit yang cukup panjang. Bayangkan saja, dari SD ke SMP menganggur empat tahun,” kenangnya.

Safi’ mengingatkan agar Gubes di lingkungan UTM meningkatkan motivasi kinerja tiga kali lipat dari dosen biasa. Hal tersebut juga berlaku untuk dirinya sendiri.

”Gelar guru besar bukan sekadar gelar simbolik administrasi. Tapi, harus memiliki korelasi positif dengan peningkatan kinerja dan kemanfaatan,” sambungnya. (jup/luq)

 

Editor : Ina Herdiyana
#universitas trunojoyo madura (utm) #safi' #rektor #Gubes #guru besar