Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Talango Jadi Pemungkas Sosialisasi SRG Daratan, Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Ina Herdiyana • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 13:10 WIB
BERKOMITMEN: Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dispendik Sumenep Akhmad Fairusi (tiga dari kiri) melakukan sosialisasi SRG di SDN Padike 4, Kecamatan Talango, Kamis (3/10). (DISPENDIK UNTUK JPRM)
BERKOMITMEN: Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dispendik Sumenep Akhmad Fairusi (tiga dari kiri) melakukan sosialisasi SRG di SDN Padike 4, Kecamatan Talango, Kamis (3/10). (DISPENDIK UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep terus menggencarkan sekolah responsif gender (SRG).

Kecamatan Talango menjadi tempat pemungkas sosialisasi rumpun daratan. Sebab, jarak Pulau Poteran itu sangat dekat dengan daratan.

Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dispendik Sumenep Akhmad Fairusi menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan di SDN Padike 4 itu menjadi penutup rangkaian sosialisasi SRG. Kegiatan tersebut juga telah dilaksanakan di seluruh kecamatan daratan.

”Alhamdulillah, kami telah tuntas melaksanakan sosialisasi responsif gender di seluruh wilayah daratan di Sumenep,” terangnya Jumat (4/10).

Sosialisasi itu telah berlangsung sejak akhir Agustus hingga September 2024. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua peserta didik.

”Program ini memang dirancang untuk meminimalkan tindak kekerasan, pelecehan, dan bullying di sekolah, baik di lingkungan formal maupun nonformal,” jelasnya.

Menurut Fairus, rasa aman dan nyaman bagi peserta didik dalam proses belajar sangat penting.

Hal itu menjadi langkah penting untuk menciptakan satuan pendidikan berkualitas. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada prestasi akademik semata, melainkan juga pada nilai kebangsaan dan kearifan lokal.

”Semua itu telah diatur di dalam program sekolah responsif gender. Karena itu, semua lembaga pendidikan di bawah naungan dispendik harus menerapkan itu,” tegasnya.

Implementasi program tersebut memerlukan dukungan penuh seluruh tenaga pendidik. Dia berharap, seluruh kecamatan yang telah mendapat sosialisasi program ini segera menerapkan di sekolah masing-masing.

”Semua wilayah di kecamatan daratan sudah selesai. Untuk daerah kepalauan insyaallah akan dimulai bulan ini,” tandasnya. (tif/luq)

Editor : Ina Herdiyana
#sosialisasi #aman dan nyaman #talango #SRG #lingkungan #pendidikan #belajar #Sekolah Responsif Gender #Daratan #dispendik sumenep