BANGKALAN, RadarMadura.id – Asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) mulai dilaksanakan di satuan pendidikan. Termasuk madrasah lembaga di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Namun, asesmen yang dilaksanakan untuk pemetaan mutu pendidikan tersebut tidak diikuti semua lembaga. Sebelas lembaga tidak ikut ANBK.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Bangkalan Sulaiman menyampaikan, ANBK merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).
Tujuannya, mengukur literasi, sains, numerasi, dan lainnya kepada peserta didik. ANBK dilaksanakan oleh siswa kelas V (siswa MI), 8 (siswa MTs), dan 11 (siswa MA).
Pelaksanaannya dijadwalkan dengan kurun waktu yang tidak sama. Sementara yang baru selesai melaksanakan hanya MA. ”Untuk MTs Senin dan MI Oktober,” tambahnya.
Meski demikian, tidak semua lembaga ikut asesmen. Sebelas dari 513 lembaga tidak ikut asesmen (lihat grafis).
”Cukup banyak yang tidak ikut dan penawaran asesmen ini langsung di akun tiap madrasah untuk mengonformasi keikutsertaan,” jelasnya.
Editor : Ina Herdiyana