Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BEM FP UTM Kenalkan Budi Daya Bawang Merah dengan Penerapan Green House dan Automatic Temperature Technology

Ina Herdiyana • Rabu, 3 Juli 2024 | 22:52 WIB
GUYUB: Tim PPK Ormawa BEM FP UTM 2024 berfoto dengan tamu undangan dan kelompok tani Desa Sabiyan seusai acara, Sabtu (29/6).
GUYUB: Tim PPK Ormawa BEM FP UTM 2024 berfoto dengan tamu undangan dan kelompok tani Desa Sabiyan seusai acara, Sabtu (29/6).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Kali ini giliran Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) yang menggelar pengabdian di Desa Sabiyan, Kecamatan Bangkalan.

Kegiatan tersebut mengangkat tema Pendampingan Budi Daya Bawang Merah (Allium Cepa L.) dengan Penerapan Green House dan Automatic Temperature Technology.

Pembukaan dan sosialisasi kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim PPK Ormawa BEM FP UTM berlangsung di Balai Desa Sabiyan, Sabtu (29/6). 

Pembukaan diresmikan secara simbolis dengan penyerahan miniatur green house oleh Wakil Dekan III FP UTM Agus Romadhon kepada Kepala Desa Sabiyan Hudaifah.

Sejumlah pihak menghadiri acara tersebut. Di antaranya, petani, wakil dekan III FP UTM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala Desa Sabiyan, dan camat.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Tim PPK Ormawa. Yakni, Ketua Tim Pelaksana Ilham dan anggota tim pelaksana Sarah dan Tiara.

 

KHIKMAD: Prosesi menyayikan lagu Indonesia Raya saat Pembukaan PPK Ormawa BEM FP UTM 2024, Sabtu (29/6).
KHIKMAD: Prosesi menyayikan lagu Indonesia Raya saat Pembukaan PPK Ormawa BEM FP UTM 2024, Sabtu (29/6).

Mereka menjelaskan penerapan smart farming dengan metode green house dan automatic temperrature technology (ATT) pada budi daya bawang merah yang dapat mempermudah cara kerja petani di Desa Sabiyan dalam merawat tanaman bawang merah.

Proses irigasi dieksekusi sesuai kelembapan tanah oleh relay untuk menghidupkan water pump dengan sistem penyiraman shower.

Pada akhir acara diadakan pengerjaan pretest dan post test untuk menilai dampak dari kegiatan yang diadakan anggota Tim PPK Ormawa kepada audiens yang hadir saat pembukaan.

CENDERAMATA: Wakil Dekan III FP UTM Agus Romadhon menyerahkan miniatur green house kepada Kades Sabiyan Hudaifah didampingi Camat Bangkalan Cicik Fidiah, Sabtu (29/6).
CENDERAMATA: Wakil Dekan III FP UTM Agus Romadhon menyerahkan miniatur green house kepada Kades Sabiyan Hudaifah didampingi Camat Bangkalan Cicik Fidiah, Sabtu (29/6).

”Desa Sabiyan ini merupakan desa yang memiliki potensi sumber daya yang sangat melimpah dari segi perikanan maupun pertanian. Desa Sabiyan juga memiliki lahan luas dan tanah subur sehingga dapat menghasilkan panen berlimpah, ujarnya.

”Dengan demikian, pengembangan komoditas baru seperti bawang merah diharapkan dapat meningkatkan penghasilan petani,” kata  Ketua PPK Ormawa BEM FP 2024 Ilham Algafari.

Program yang diusung oleh PPK Ormawa BEM FP 2024 disambut positif oleh kepala Desa Sabiyan.

Harapannya, program tersebut bisa mengembangkan komoditas baru yang dapat meningkatkan penghasilan petani dan menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Sabiyan.

”Pembukaan ini merupakan awal dari rangkaian acara dan kegiatan yang dilakukan sejak Juni hingga Oktober,” pungkasnya. (*)

Editor : Ina Herdiyana
#utm #Automatic Temperature Technology #bem #bawang merah #green house #budi daya