Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Upaya Tingkatkan IPM Terus Digenjot, Dispendik dan Dewan Pendidikan Bangkalan Gelar FGD Bersama KMBY

Hendriyanto • Kamis, 6 Juni 2024 | 07:17 WIB

SERIUS: Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Bangkalan saat berdiskusi bersama Keluarga Mahasiswa Bangkalan Yogjakarta (KMBY) di kafe Legend Coffee Yogjakarta pada Rabu (5/6) sore.
SERIUS: Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Bangkalan saat berdiskusi bersama Keluarga Mahasiswa Bangkalan Yogjakarta (KMBY) di kafe Legend Coffee Yogjakarta pada Rabu (5/6) sore.

YOGJAKARTA, RadarMadura.id - Rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bangkalan menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dewan Pendidikan (DP) Bangkalan.

Upaya untuk meningkatkan salah satu komponen IPM melalui pendidikan terus digenjot. Salah satunya dengan melakukan berbagai inovasi dan kreasi yang dituangkan pada pagelaran gebyar inovasi dan expo pendidikan beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, Dispendik dan DP juga terus membuka masukan dari berbagai kalangan. Terbaru institusi yang dinahkodai oleh Mohammad Yakub itu menggelar Fokus Group Discussion (FGD) bersama Keluarga Mahasiswa Bangkalan Yogjakarta (KMBY) di Yogjakarta pada Rabu (5/6).

Diskusi yang digelar di Legent Coffee Yogjakarta itu berlangsung gayeng. Para mahasiswa tersebut menjelaskan berbagai penyebab dan persoalan rendahnya IPM di Kota Salak.

Baca Juga: Bentuk TACB, Pemkab Bangkalan Siapkan Anggaran Ratusan Juta

Menurut mereka, salah satunya adalah kesadaran masyarakat soal pendidikan. Sebab korelasi IPM dengan pendidikan sangat erat kaitannya. Selain itu, terkait fasilitas pendidikan dan guru ASN yang belum merata hingga ketingkat pedesaan.

"Bagaimana siswa dan guru bisa melakukan KBM nyaman dan fokus jika gedung sekolahnya masih jauh dari kata kayak," kata Rahman salah satu anggota KMBY.

Sementara itu Kadisdik Bangkalan Mohammad Yakub mengaku semua masukan dari mahasiswa KMBY akan dijadikan referensi untuk perbaikan pendidikan di Bangkalan. Dia berharap mahasiswa yang terkumpul dalam KMBY juga tidak lupa pulang untuk membangun Bangkalan.

"Persoalan IPM di Bangkalan ini tidak hanya menjadi tanggungjawab Dispendik saja, tapi menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk mahasiswa," ungkapnya.

NangkalanBaca Juga: Safari Afrika di Jawa Timur: Menelusuri Lima Tempat Wisata Alam Jawa Timur dari Gunung Bromo Hingga Candi Penataran

Ketua DP Bangkalan Abdullah mengaku, problem IPM yang rendah di Bangkalan menjadi hal yang serius. Untuk itu, penyelesaian hal tersebut harus melibatkan berbagai komponen dan stakeholder.

"Untuk itu masukan yang fresh dari mahasiswa ini bisa menjadi vitamin bagi kami untuk terus mendorong pelaku dan pemangku kebijakan terutama di lingkungan pendidikan," pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mahmudi Ibnu Khotib anggota DP. Dia berharap putra daerah yang ada di Yogjakarta tidak melupakan asal daerahnya.

"Bangkalan ini milik kita, saya berharap mahasiswa memberikan kontribusi sehingga bisa mengatrol IPM yang saat ini berada di urutan nomor 2 se-Jawa Timur," singkatnya. (gik/dry)

Editor : Hendriyanto
#sampang #disdik #DP #madura #Dewan Pendidikan