Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Museum Majapahit : Memelihara Warisan Sejarah Kerajaan di Mojokerto

Amin Basiri • Jumat, 8 Desember 2023 | 14:49 WIB

Salah satu arca yang menjadi koleksi Museum Majapahit
Salah satu arca yang menjadi koleksi Museum Majapahit

RadarMadura.Id - Menghadirkan gemerlap sejarah Kerajaan Majapahit, Museum Majapahit di Trowulan, Mojokerto, menawarkan pengalaman tak terlupakan sebagai destinasi wisata sejarah.

Museum Majapahit terbentuk berkat kerjasama antara R.A.A. Kromodjojo Adinegoro, seorang Bupati Mojokerto, dan Ir. Henry Mcline Pont, seorang arsitek Belanda.

Inisiatif ini berujung pada pembangunan Museum Majapahit, yang terletak di jalan raya jurusan Mojokerto – Jombang km 13.

Pada tahun 1926, impian untuk menyelamatkan dan mengekspos kekayaan budaya ini menjadi kenyataan, dan terbentuklah Museum Majapahit.

Museum Majapahit bukan sekadar tempat penyimpanan koleksi-koleksi berharga dari era Majapahit, melainkan juga menjadi saksi sejarah yang membisikkan cerita melalui penggalian, survei, dan penemuan tak terduga

Seiring berjalannya waktu, museum beralih tangan dan akhirnya dielola oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Mojokerto di wilayah kerja Provinsi Jawa Timur.

Saat ini Museum Majapahit menjadi destinasi wisata sejarah yang menggugah rasa ingin tahu dengan koleksi-koleksi bersejarah di Trowulan, Mojokerto.
Berikut adalah beberapa koleksi museum majapahit yang dikelompokkan berdasarkan bahannya :

1. Keramik

Museum Majapahit menyimpan koleksi keramik yang berasal dari berbagai negara asing, seperti Cina, Thailand, dan Vietnam.

Koleksi ini mencakup beragam bentuk dan fungsi, termasuk guci, teko, piring, mangkuk, sendok, dan vas bunga.

2. Koleksi Tanah Liat (Terakota).

Terakota Majapahit telah menjadi daya tarik utama dalam wisata sejarah dan arkeologi di Mojokerto.

Awalnya, temuan terakota Majapahit datang dari situs Trowulan pada abad ke-19, yang bersamaan dengan masa Perang Dunia II.

Koleksi ini memiliki bentuk dan fungsi beragam diantaranya adalah terakota manusia, alat-alat produksi, alat-alat rumah tangga dan arsitektur.

3. Koleksi Logam

Koleksi benda cagar budaya yang terbuat dari logam di Museum Majapahit dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori, termasuk koleksi mata uang kuno, alat-alat upacara seperti bokor, pedan, lampu, cermin, guci, dan genta, serta koleksi alat musik.

4. Koleksi Batu

Koleksi yang terbuat dari batu dapat dikelompokkan berdasarkan jenisnya menjadi beberapa kategori, antara lain: Koleksi Miniatur dan Komponen Candi, Koleksi Arca, Koleksi Relief, dan Koleksi Prasasti.

Koleksi Benda Cagar Budaya berbahan batu di Museum Majapahit, terdapat pula alat-alat dan fosil binatang dari masa prasejarah.

Sebagai pintu gerbang menuju masa lalu, Museum Majapahit di Trowulan, Mojokerto, tidak hanya sekadar menyimpan benda-benda kuno, tetapi juga menjaga nyala semangat sejarah Kerajaan Majapahit.

Sebagai suatu institusi yang melestarikan dan menghidupkan kembali warisan berharga, Museum Majapahit di Trowulan mengajak kita untuk terus menjaga dan menghargai akar budaya yang membangun peradaban kita. (*)

Editor : Amin Basiri
#Museum Majapahit #wisata #mojokerto