PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kemampuan menyaring informasi menjadi keterampilan penting di tengah derasnya arus informasi digital.
Oleh sebab itu, SMP Negeri Galis memberikan pelatihan jurnalistik untuk peserta didiknya agar lebih kritis dan bijak, Rabu (14/10).
Kepala SMPN Galis Yudia Pertiwi mengatakan, pelatihan jurnalistik menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan literasi siswa.
Mereka diharapkan mampu memahami informasi secara utuh sebelum memercayai atau menyebarkannya.
Baca Juga: Belum Peroleh Hasil Uji Lab BB Emas, APMP Gelar Aksi Unjuk Rasa Jilid II
”Melalui pelatihan ini, kami berharap siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu memahami informasi dengan baik. Mereka perlu belajar membedakan fakta dan opini,” ungkapnya.
Melalui kerja sama dengan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Yudia Pertiwi berharap anak didiknya juga dapat mengembangkan kreativitas di bidang kepenulisan.
Karena para siswa tidak hanya menerima materi, tapi juga praktik langsung, mulai wawancara hingga penulisan berita.
Menurut dia, jurnalistik mengajarkan siswa untuk menggali informasi melalui pertanyaan, memeriksa fakta, serta menyampaikan informasi secara runtut.
Keterampilan tersebut dapat diterapkan dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari.
”Sehingga, anak-anak semakin bijak menggunakan media digital, tidak mudah terpengaruh berita yang belum jelas kebenarannya, dan terbiasa memastikan informasi sebelum membagikannya,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan Ahmad Basri Yulianto melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah Jamil menekankan adanya keberlanjutan dari kegiatan pelatihan tesebut.
”Misalnya, ditindaklanjuti dengan ekstrakurikuler atau klub menulis. Sehingga, keterampilannya terus terasah,” pungkasnya. (lil/han)
Editor : Hera Marylia