Target Peserta Job Fair 2026 di Pamekasan Meleset

Amin Bashiri • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:44 WIB
SANTAI: Pegawai di salah satu toko di Pamekasan melayani pembeli, Rabu (14/10).
SANTAI: Pegawai di salah satu toko di Pamekasan melayani pembeli, Rabu (14/10).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Target partisipasi perusahaan dalam Job Fair 2026 di Pamekasan belum tercapai. Hingga Selasa (13/10), baru 21 perusahaan yang mendaftar dari target 30 perusahaan, dengan total 1.246 lowongan kerja yang disiapkan.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan masih memberi kesempatan bagi perusahaan untuk bergabung. Pendaftaran dibuka hingga hari ini (15/10).

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Salehoddin menegaskan, job fair tetap digelar meski jumlah perusahaan peserta tidak memenuhi target. Sebab, kegiatan tersebut merupakan program tahunan Pemkab Pamekasan.

”Misal nanti sampai batas akhir tidak terpenuhi, ya harus tetap berjalan. Karena ini sudah program tahunan Pemkab Pamekasan,” ungkapnya.

Perusahaan yang telah mendaftar berasal dari sejumlah sektor usaha dan layanan.

Di antaranya, perhotelan, makanan dan minuman atau food and beverage (FnB), jasa keuangan, perbankan, hingga BPJS Ketenagakerjaan dan sejumlah perusahaan media jurnalistik.

Job Fair 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari sejak Kamis hingga Jumat (29–30/10).

Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Gedung Bakorwil Jatim IV Pamekasan.

Salehoddin berharap, job fair menjadi ruang pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan.

Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh informasi lowongan sekaligus menjajaki peluang kerja yang tersedia.

Namun, jumlah lowongan yang tersedia belum otomatis menjamin seluruh pencari kerja terserap. Peluang tersebut tetap bergantung pada kebutuhan perusahaan dan kesesuaian kualifikasi pelamar.

Terkait pembiayaan, Salehoddin menyebut anggaran kegiatan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Meski demikian, dia mengaku belum mengetahui secara pasti total anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan job fair tahun ini.

Selain menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan tersebut juga masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-496 Kabupaten Pamekasan.

Pemerintah daerah berharap job fair dapat membuka akses kerja lebih luas bagi masyarakat.

”Kegiatan ini diharapkan mampu membantu menekan angka pengangguran, khususnya di wilayah Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. (afg/han)

Editor : Amin Bashiri
Diskop UKM Naker Pamekasan job fair 2026