PAMEKASAN, RadarMadura.id – Literasi di sekolah tidak cukup hanya dengan membaca.
Kemampuan merangkum, menulis, dan menceritakan kembali informasi juga menjadi bagian penting dalam membangun keberanian siswa berkarya.
Hal itu sejalan dengan inovasi literasi SMPN 5 Pamekasan melalui Barata Surya.
Program tersebut merupakan akronim dari Baca, Rangkum, Ceritakan, Siswa Unjuk Rasa dan Karya.
Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan Jamil mengatakan, pelatihan jurnalistik dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi secara lebih praktis.
Siswa bisa belajar mencari fakta, menggali informasi, dan menuangkannya dalam tulisan.
”Kami berharap pelatihan seperti ini melahirkan calon-calon penulis dari kalangan siswa. Mereka belajar menyampaikan fakta dengan baik, sekaligus membangun keberanian untuk bertanya dan menyampaikan gagasan,” katanya.
Kepala SMPN 5 Pamekasan Syaiful Rizal mengatakan, pelatihan tersebut dapat memperkuat gerakan literasi yang selama ini dikembangkan melalui Barata Surya.
Menurut dia, kemampuan menulis dan membuat reportase akan menjadi bekal tambahan bagi siswa untuk mengembangkan diri sekaligus menghasilkan karya.
”Mudah-mudahan dengan tambahan para siswa yang menulis ini, konsep penguatan literasi atau gerakan literasi sekolah semakin kuat dan membuat sekolah lebih berdaya,” tukasnya. (afg/han)
Editor : Amin Bashiri