PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pertandingan Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura tak hanya mengandalkan persiapan teknis.
Aspek kesehatan pemain juga menjadi perhatian selama kompetisi berlangsung.
Klinik Utama Faiza turut ambil bagian dalam event tersebut.
Klinik itu menyiagakan layanan medis untuk mengantisipasi pemain yang mengalami cedera maupun membutuhkan penanganan kesehatan.
Baca Juga: Korban Dugaan Pemotongan PKH Bertambah, KPM Baru Pegang KKS Sekitar Mei
Kompetisi berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (24-25/9).
Sebanyak 16 tim ambil bagian untuk memperebutkan tiket mewakili Zona Madura di tingkat provinsi.
Pimpinan Klinik Utama Faiza dr Farid Anwar mengatakan, dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kegiatan olahraga.
Menurutnya, kesehatan dan keselamatan pemain perlu mendapat perhatian selama pertandingan.
”Kami dari Klinik Utama Faiza mendukung kegiatan ini, khususnya dari sisi medis. Kami berupaya memberikan pelayanan dan pertolongan medis apabila ada pemain yang mengalami cedera atau membutuhkan penanganan kesehatan selama pertandingan,” ujarnya.
Farid menilai keberadaan tim medis penting dalam setiap pertandingan olahraga.
Sebab, penanganan cepat diperlukan ketika pemain mengalami cedera atau kondisi kesehatan yang membutuhkan pertolongan.
Baca Juga: Akses Kesehatan Warga Miskin Terkendala, Bupati Kholil Atensi Pemberlakuan UHC Prioritas Tahun Depan
”Dalam pertandingan, kemungkinan terjadi cedera tentu ada. Karena itu, kami menyiapkan tenaga medis agar bisa memberikan respons dan penanganan awal ketika dibutuhkan,” katanya.
Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura berlangsung kompetitif dengan sistem pertandingan yang mempertemukan 16 tim.
Juara pertama nantinya berhak mewakili Zona Madura pada kompetisi tingkat provinsi.
Klinik Utama Faiza berharap dukungan medis tersebut dapat menunjang kelancaran pertandingan hingga babak akhir.
Para pemain pun diharapkan bisa bertanding secara maksimal dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan dan keselamatan. (afg/han)
Editor : Hera Marylia