Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Bupati Pamekasan Perintahkan DPUPR Kroscek ke Lapangan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:44 WIB
SWADAYA: Warga gotong royong melakukan perbaikan untuk memperkuat konstruksi jembatan di Dusun Sekaan, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Minggu (20/9).
SWADAYA: Warga gotong royong melakukan perbaikan untuk memperkuat konstruksi jembatan di Dusun Sekaan, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Minggu (20/9).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Jembatan rusak di Dusun Sekaan, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, hingga kini belum diperbaiki.

Kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung sekitar empat hingga lima tahun. 

Kondisi itu mengganggu akses warga, terutama anak-anak yang hendak bersekolah.

Warga terpaksa memutar dengan jarak perjalanan hingga dua kali lipat jika akses jembatan tidak bisa dilalui. 

Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi akses warga menuju balai desa dan Pasar Palengaan.

Karena belum ada kepastian perbaikan permanen dari pemerintah, warga kembali bergotong royong memperkuat jembatan secara swadaya, meski sebelumnya sempat diperbaiki pada awal 2026.

Marsali, seorang warga setempat mengatakan, biaya perbaikan dikumpulkan secara mandiri melalui iuran dan bantuan dari masyarakat yang ada di perantauan.

Sebelumnya, warga juga kerap memasang bambu sebagai akses sementara, tetapi tidak bertahan lama.

”Kalau kami tidak melakukan swadaya, kasihan warga. Terutama anak-anak sekolah karena harus memutar dan perjalanan menjadi dua kali lipat,” ujarnya.

Dia menyebut, warga telah menyampaikan usulan perbaikan kepada pemerintah desa.

Namun, hingga kini belum mendapat kepastian perbaikan. Karena itu, warga berupaya membangun kembali jembatan agar dapat dilalui kendaraan. 

Mereka berharap pemerintah segera turun tangan membantu perbaikan jembatan tersebut. Sebab, berkaitan dengan mobilitas warga dan akses pendidikan.

”Kami berharap pihak yang semestinya menangani akses ini segera mengatasinya, lebih-lebih karena berkaitan dengan akses pendidikan,” harapnya.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengaku sudah mengetahui informasi kerusakan jembatan di Dusun Sekaan tersebut.

Namun, mantan anggota DPR RI itu menyebut pemerintah daerah belum menerima laporan resmi terkait kondisi jembatan.

”Saya sudah meminta dinas PUPR untuk melihat kondisi jembatan yang rusak itu. Saya ingin tahu seperti apa kondisinya,” pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Amin Bashiri
pamekasan jembatan rusak