PAMEKASAN, RadarMadura.id – Persaingan kejuaraan Bahlil Mini Soccer antarpelajar SMA sederajat di Madura segera dimulai.
Sebanyak 16 tim akan beradu kemampuan dalam ajang ajang tersebut.
Persiapan pelaksanaan kompetisi itu memasuki tahap teknis.
Jawa Pos Radar Madura (JPRM) selaku event organizer menggelar technical meeting di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jumat (18/9).
Manager Event JPRM Sugianto menegaskan komitmen penyelenggara untuk memastikan kompetisi berjalan profesional.
Baca Juga: Oknum Anggota TNI Angkut Rokok Bodong, Kasatlantas Tak Tahu-menahu
Kesiapan teknis dan koordinasi bersama peserta menjadi perhatian utama panitia.
”Kami berkomitmen menyelenggarakan kompetisi ini secara profesional. Seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik agar pertandingan berjalan lancar dan tertib,” ujar Sugianto.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting sebelum pertandingan dimulai.
Belasan tim dari empat kabupaten di Madura itu mendapatkan penjelasan mengenai ketentuan dan mekanisme kompetisi.
Sugianto menjelaskan, technical meeting tidak sekadar membahas aturan pertandingan.
Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman antara panitia dan peserta.
”Technical meeting ini menjadi kesempatan untuk menyamakan persepsi. Kami ingin seluruh tim memahami aturan yang berlaku sebelum bertanding,” jelas pria asal Bangkalan itu.
Baca Juga: Arif Fathoni: Junjung Sportivitas dan Persatuan, Bahlil Mini Soccer Zona 6 Resmi Dibuka
Sebanyak 16 tim SMA sederajat akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Mereka membawa semangat bertanding sekaligus kesempatan menunjukkan kemampuan di lapangan.
JPRM berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.
Pelaksanaan pertandingan membutuhkan kesiapan dari berbagai unsur yang terlibat.
”Kami ingin setiap tim mendapatkan informasi yang jelas. Dengan begitu, pelaksanaan pertandingan bisa berjalan sesuai ketentuan yang sudah disampaikan,” ungkap Sugianto.
Koordinasi antara panitia dan peserta menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kompetisi.
Komunikasi yang baik diperlukan untuk menjaga kelancaran pertandingan.
”Kami berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas. Kompetisi ini bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga pengalaman dan semangat kebersamaan,” katanya.
Menurut dia, ajang Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura menjadi wadah kompetisi sepak bola pelajar.
Kehadiran 16 tim akan mempertemukan talenta-talenta muda dari jenjang SMA sederajat.
Sugianto menegaskan, panitia tidak hanya dituntut menyiapkan pertandingan.
Pengelolaan kompetisi juga membutuhkan konsistensi dalam menerapkan aturan yang telah disampaikan. (afg/jup)
Editor : Hera Marylia