Perempuan Paruh Baya Diduga Jadi Korban Gendam

Amin Bashiri • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 07:29 WIB
TERDIAM: Korban dugaan hipnosis di Kecamatan Larangan duduk bersama warga, Selasa (16/9).
TERDIAM: Korban dugaan hipnosis di Kecamatan Larangan duduk bersama warga, Selasa (16/9).

 

LARANGAN, RadarMadura.id – Warga Kecamatan Larangan mulai waswas dengan kabar dugaan aksi gendam. Informasi yang beredar di tengah masyarakat, perempuan paruh baya hingga anak sekolah diduga menjadi korban guna-guna orang tak dikenal.

Salah satu kejadian dikabarkan menimpa Bangso, warga Kecamatan Larangan. Sejumlah perhiasan miliknya disebut hilang setelah menjadi korban aksi gendam. Kabar lain menyebutkan, siswi sekolah dasar (SD) disebut dihampiri orang tak dikenal saat pulang sekolah, Selasa (16/9).

Andikurrahman, warga setempat mengatakan anak tersebut sempat dihampiri dan didekati oleh orang tak dikenal. Bahkan, kerudung korban disebut sempat dibuka sebelum aksi itu diketahui warga.

Beruntung, keberadaan warga membuat orang tersebut segera meninggalkan lokasi. Anak itu pun tidak sampai mengalami kerugian sebagaimana kabar yang menimpa warga lainnya. "Sudah sempat membuka kerudung, tetapi kepergok warga dan pelakunya langsung kabur," kata Andikurrahman.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, informasi mengenai dugaan gendam tersebut belum bisa dipastikan. Hingga kini, belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian terkait kejadian tersebut.

Meski demikian, warga diminta tidak lengah. Polisi mengimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak dan segera melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan."Kami minta tetap mawas diri. Kalau ada kejadian atau tindakan yang merugikan, segera laporkan kepada kepolisian," tegas Evan. (lil/yan)

Editor : Amin Bashiri
gendam pamekasan